"Saya melahirkannya pada Juli dan pada akhir Agustus kami sudah kembali ke London," ujar Florence.

"Saya tidak percaya segala sesuatu terjadi karena kebetulan.

Saya merasa perjalanan saya ke Amerika dan fakta bahwa saya melahirkannya di sana adalah sesuatu yang selalu melekat dalam pikiran saya.

Bahkan ketika dia belum memikirkan pilihan tim nasional, saya sudah memutuskan bahwa dia akan bermain untuk Amerika Serikat," tuturnya.

>>> Lee Kang-in Siap Hadapi Mantan Pelatih di Piala Dunia 2026

Dampak Wacana Amandemen Konstitusi Donald Trump

Status kewarganegaraan otomatis yang diperoleh Balogun didasarkan pada regulasi tempat lahir yang tertuang dalam Amendemen Ke-14 Konstitusi Amerika Serikat.

Aturan baku inilah yang kini diusahakan untuk diubah oleh Donald Trump setelah dirinya kembali memimpin di Gedung Putih sejak awal 2025.

Presiden yang kini berumur 79 tahun tersebut terus mendorong regulasi baru agar anak dari imigran atau pendatang berkewarganegaraan asing tidak lagi otomatis menjadi warga negara setempat.

Jika aturan usulan Trump tersebut sudah berjalan 24 tahun silam, Balogun dipastikan tidak memiliki hak legal untuk membela armada Amerika Serikat.

Keputusan Internasional Memilih The Yanks

Meski memegang paspor Amerika Serikat, Balogun menghabiskan masa kecil dan remajanya di Inggris.

Mantan ujung tombak Arsenal ini bahkan pernah memperkuat Timnas Inggris U-20 sebanyak 13 kali dengan sumbangan tujuh gol.

Namun pada kurun waktu 2023, ia mengambil keputusan besar untuk mengubah status federasi internasionalnya ke Amerika Serikat.

Balogun memilih mundur dari pemusatan latihan skuad muda Inggris untuk bertemu dengan pelatih interim Amerika Serikat kala itu, Anthony Hudson, di Orlando.

Proses negosiasi dan diskusi intensif bersama pemain senior seperti Christian Pulisic dan Matt Turner menjadi salah satu pendorong kuat keputusannya.

Pilihan tersebut langsung disambut haru oleh pihak keluarga besarnya.

"Saat saya menyampaikan kabar itu kepada keluarga, mereka semua sangat gembira, terutama ibu saya," kata Balogun kepada ESPN.

Sejumlah laporan media menyatakan bahwa keterbatasan menit bermain di skuad utama Timnas Inggris menjadi faktor pendukung kepindahan tersebut.

Kendati demikian, Balogun menegaskan komitmen penuhnya untuk lambang di dada tim Amerika Serikat.

"Mewakili Amerika Serikat sangat berarti bagi saya, lebih besar daripada yang dibayangkan banyak orang. Saya sangat proud dan merasa terhormat mendapatkan kesempatan ini.

>>> Jurgen Klopp Kritik Aturan Jeda Hidrasi FIFA di Piala Dunia 2026

Saya ingin memberikan segalanya yang saya miliki agar tim kami bisa meraih kesuksesan," ujar Balogun.