Mendikdasmen Paparkan Capaian MBG dan Target Revitalisasi 71.744 Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melaporkan perkembangan sejumlah program prioritas pemerintah di bidang pendidikan, mulai dari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga revitalisasi puluhan ribu sekolah di berbagai daerah.

Dalam pemaparannya, Mu’ti menyebut program MBG terus menunjukkan hasil positif berdasarkan sejumlah kajian yang dilakukan berbagai lembaga, termasuk Universitas Indonesia. Dampak yang terlihat tidak hanya pada peningkatan kehadiran siswa di sekolah, tetapi juga motivasi belajar dan capaian akademik.

Hingga 10 Juni 2026, sebanyak 43 juta peserta didik atau sekitar 80,7 persen dari total 53 juta siswa telah menerima manfaat program tersebut.

"Mereka menyatakan MBG terus dilanjutkan karena dampaknya sangat positif baik dalam hubungannya dengan tingkat kehadiran di sekolah maupun dalam hubungannya dengan motivasi belajar dan juga prestasi akademik," kata Mu’ti.

Sementara itu, pemerintah masih mengkaji berbagai alternatif pelaksanaan MBG, termasuk kemungkinan memanfaatkan kantin sekolah sebagai bagian dari skema distribusi makanan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembahasan mengenai opsi tersebut masih dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari penataan program secara menyeluruh.

"Saya pikir itu bagian dari yang sekarang proses penataan menyeluruh di Badan Gizi Nasional kita. Sebagai salah satu alternatif skema, barangkali itu juga masuk menjadi salah satu yang akan kita lihat apakah tepat untuk diberlakukan di beberapa zona tertentu," ujar Prasetyo.

>>> Tokyo Revengers Season 4 Rilis Trailer Ketiga, Hadir di Anime Expo 2026

Revitalisasi Sekolah Diperluas

Selain MBG, pemerintah juga mempercepat program revitalisasi sekolah yang ditujukan untuk memperbaiki sarana pendidikan di seluruh jenjang.