Menurutnya, pertandingan sepak bola memiliki daya tarik karena alurnya yang terus berjalan dan penuh dinamika.

"Pertandingan Piala Dunia seharusnya mengalir seperti sungai. Namun, sekarang kita membangun bendungan di tengah-tengahnya agar iklan bisa lewat," kata Klopp.

Ia bahkan memperingatkan tren seperti ini dapat membahayakan jiwa dan identitas olahraga paling populer di dunia tersebut.

"Ini berbahaya bagi semangat permainan. Sepak bola dulu adalah acara utamanya, tetapi sekarang berisiko menjadi sekadar musik latar bagi pertunjukan iklan," tambahnya.

Perdebatan Soal Masa Depan Sepak Bola

Pernyataan Klopp kembali memunculkan perdebatan mengenai arah perkembangan sepak bola modern. Di satu sisi, FIFA menegaskan bahwa jeda hidrasi diperlukan untuk melindungi pemain dari risiko cuaca ekstrem.

Namun di sisi lain, sejumlah kritikus khawatir kebijakan semacam itu dapat menjadi langkah awal menuju format pertandingan yang semakin dipengaruhi kepentingan komersial dan penyiaran.

Sebagian pihak bahkan menilai sepak bola berpotensi mengikuti model olahraga lain yang memiliki banyak jeda khusus untuk kebutuhan iklan televisi.

Klopp tampaknya termasuk kelompok yang berharap sepak bola tidak bergerak ke arah tersebut.

>>> Irvan Mofu Pamit dari PSS Sleman Usai Bawa Promosi ke Liga Super

Baginya, menjaga aliran alami permainan dan mempertahankan identitas olahraga ini jauh lebih penting dibandingkan kepentingan komersial yang terus berkembang di balik layar.