Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 120,9, turun dari 123,0 pada April 2026.

Angka ini merupakan level terendah sejak September 2025, meskipun masih berada di zona optimistis.

>>> Brasil Hadapi Maroko Tanpa Neymar di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Analis Mirae Asset Sekuritas, Novani Karina Saputri, menyebut penurunan ini didorong oleh merosotnya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Current Economic Conditions Index melemah 4,3 poin, sementara Consumer Expectations Index relatif stabil di 129,7.

Novani menilai pelemahan kepercayaan publik beriringan dengan meningkatnya volatilitas harga pangan dan pelemahan nilai tukar rupiah. Faktor-faktor ini membuat sektor rumah tangga lebih berhati-hati dalam melihat prospek ekonomi.

Kelas Menengah Paling Tertekan

Segmen konsumen dengan pengeluaran bulanan Rp4,1 juta–Rp5 juta mencatat penurunan optimisme paling tajam.

Kelompok ini merupakan kelas menengah yang paling rentan terhadap kenaikan biaya hidup dan tekanan cicilan.

>>> Qatar Siap Hadapi Swiss di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Tekanan pada sentimen konsumen juga terlihat dari alokasi pendapatan.

Porsi pendapatan untuk membayar utang naik dari 9,7% menjadi 10,2%, sementara tingkat tabungan turun dari 18,2% menjadi 17,5%.

Hal ini mengindikasikan keterbatasan ruang konsumsi.

Prospek konsumsi domestik ke depan diperkirakan bergantung pada daya beli, inflasi, dan kondisi pasar tenaga kerja. Kenaikan harga bahan bakar non-subsidi berisiko menambah tekanan inflasi baru.

>>> Ismu Harinto/Lieng Lieng Juara ITTF World Masters Championships 2026

Ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar juga menjadi risiko tambahan. Meski demikian, Mirae Asset Sekuritas menilai sentimen konsumen masih positif dan belum menunjukkan pelemahan yang mengkhawatirkan.