Jadwal harian ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk metode pemberian ASI atau susu formula.

Sesi tidur siang pada tahapan ini belum sepenuhnya konsisten, sehingga durasinya berkisar antara 30 menit hingga 2 jam.

Berikut adalah contoh pola jadwal istirahat anak usia 4 bulan yang umum terjadi:

Jam 6 pagi: Bangun

Jam 09.00 - 10.30: Waktu tidur siang

Jam 12.00 - 14.00: Waktu tidur siang

Jam 16.00 - 17.00: Waktu tidur siang

Jam 20.00: Waktu tidur malam

Jadwal malam hari biasanya masih diselingi aktivitas terbangun untuk menyusu setiap 3-4 jam sekali.

Mayoritas anak belum bisa tidur utuh sepanjang malam tanpa terbangun sebelum menginjak usia enam bulan.

Metode Mengatur Jam Tidur Anak

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan orang tua agar waktu istirahat buah hati menjadi lebih teratur dan berkualitas.

1. Membangun Rutinitas Harian

Penerapan rutinitas yang kontras antara jam bangun dan jam tidur bermanfaat untuk menyesuaikan jam biologis internal anak.

Biarkan anak tetap aktif bermain dan mendapatkan paparan cahaya alami yang cukup pada siang hari.

Ketika malam tiba, usahakan anak langsung terlelap di atas kasurnya sendiri, bukan tertidur di tempat lain lalu dipindahkan.

Kebiasaan ini melatih mereka untuk menenangkan diri secara mandiri ketika terbangun di tengah malam.

Memastikan kondisi perut anak sudah benar-benar kenyang sebelum tidur juga efektif membuat mereka beristirahat lebih lama hingga jadwal menyusu berikutnya.

>>> Mengenal Gejala dan Penyebab Serangan Jantung saat Tidur

2. Menyiapkan Area Kamar yang Nyaman

Kondisi kamar tidur anak idealnya dibuat gelap, tenang, dan bebas dari berbagai gangguan atau stimulasi yang berlebihan.