Ariana Grande mengambil langkah hukum dengan menggugat dua hacker yang diduga membobol akun pribadi milik para produser dan fotografer yang selama ini bekerja sama dengannya.

Penyanyi 33 tahun ini mengajukan gugatan terhadap terdakwa yang masih menggunakan identitas anonim atau John Doe.

>>> Billy Tjong Comeback ke Catwalk Usai 6 Tahun Vakum, Persembahkan Koleksi Fuchsia

Dalam dokumen gugatan yang beredar, Ariana menuduh kedua hacker telah meretas berbagai akun digital pribadi yang berujung pada pencurian, penyebaran, dan eksploitasi konten yang belum dirilis.

Tindakan tersebut dinilai melawan hukum dan sangat merugikan.

Menurut dokumen gugatan, kedua hacker diduga memperoleh lagu-lagu yang belum dirilis, rekaman audio, video, hingga foto-foto pribadi Ariana yang tidak dimaksudkan untuk konsumsi publik.

Aksi mereka disebut sebagai bentuk pelanggaran privasi yang dilakukan dengan niat jahat.

>>> Liburan di London, Jennie BLACKPINK Tampil Natural Tanpa Riasan

Seperti dilansir Page Six, dokumen juga menyebutkan bahwa file-file itu diduga dijual di dark web dengan nilai fantastis.

"Sepanjang 2023 saja, sebanyak 45 lagu Ariana Grande yang belum dirilis diretas, dicuri, dan dibocorkan oleh para tergugat.

Sejak debut musiknya pada 2011, telah terjadi ratusan kebocoran serupa," demikian bunyi dokumen gugatan tersebut.

Insiden peretasan terbaru yang diduga melibatkan para terdakwa disebut terjadi pada 2024.

Melalui gugatan ini, Ariana juga meminta kesempatan untuk mengungkap identitas asli para hacker tersebut.

>>> Leeteuk Super Junior Kembali Dikaitkan dengan Jang So Hee, Kehadirannya di Konser Jadi Sorotan

Seorang sumber yang dekat dengan Ariana mengatakan kepada People bahwa gugatan ini diharapkan dapat menjadi peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang.

"Gugatan ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan terhadap tindakan serupa di masa mendatang."

Sumber tersebut menambahkan bahwa langkah hukum ini bukan hanya untuk melindungi Ariana, tetapi juga musisi lain yang pernah jadi korban pelanggaran privasi dan pencurian karya kreatif.

"Para seniman berhak menentukan bagaimana dan kapan karya mereka dibagikan kepada publik.

>>> Komedian Abigail Jensen Alami Lumpuh Setengah Wajah Usai Suntik Botox Jelang Nikah

Pencurian dan penyebaran karya kreatif secara melawan hukum telah merampas hak tersebut dan tidak boleh ditoleransi," tulis pihak Ariana dalam gugatannya.