Misteri kematian Sutrimo, kepala rumah tangga mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, terus menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Bimantoro Wiyono mendesak Polda Metro Jaya bergerak cepat mengungkap kasus ini.

>>> Xiaomi Rilis Kulkas Mijia 400L dengan Pintu Prancis, Cocok untuk Dapur Mungil

Bimantoro meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Ia menegaskan kepolisian harus membuka hasil investigasi berdasarkan fakta dan bukti ilmiah.

"Saya minta Polda Metro Jaya bergerak cepat dan usut tuntas! Jangan biarkan kasus ini mengambang," kata Bimantoro kepada wartawan, Selasa (29/7/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menyoroti kondisi korban saat ditemukan meninggal. Temuan mulut dan hidung berbusa, menurutnya, perlu didalami penyidik.

>>> Samsung Bocorkan Kemungkinan Baterai Si-C untuk Galaxy S27 Ultra

Bimantoro menyebut kondisi tersebut kerap ditemukan dalam kasus dugaan pembunuhan menggunakan racun. Namun, ia meminta kesimpulan tetap didasarkan pada hasil penyelidikan ilmiah.

Ia menilai proses hukum tidak boleh berjalan tanpa kepastian. Semakin lama penyelidikan tidak jelas, semakin besar spekulasi liar di masyarakat.

"Setiap detik penundaan tanpa kejelasan status hukum hanya akan memicu spekulasi liar. Penyelidikan harus komprehensif, objektif, dan hasilnya dibuka ke publik," ujarnya.

Bimantoro juga mengingatkan aparat penegak hukum memberikan kepastian bagi keluarga korban dan masyarakat. Jika ditemukan unsur pidana, pelaku harus diproses sesuai hukum.

>>> Ariana Grande Gugat Dua Hacker Pembobol Akun Pribadi dan Pencuri Lagu

Di sisi lain, Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab kematian Sutrimo.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kembali melakukan olah TKP di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hingga kini polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian.

>>> Billy Tjong Comeback ke Catwalk Usai 6 Tahun Vakum, Persembahkan Koleksi Fuchsia

Aparat masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk informasi bahwa Sutrimo adalah kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.