Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis dalam Sebulan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan komitmen untuk menata ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam kurun waktu satu bulan ke depan.
Langkah pembenahan menyeluruh ini diambil guna merespons berbagai kendala pelaksanaan di lapangan, termasuk adanya pembengkakan jumlah titik pelayanan.
>>> IESR Pertanyakan Penjelasan Gangguan Sistem Kelistrikan di Jawa
Dilansir dari Bloomberg Technoz, jumlah titik SPPG yang awalnya direncanakan hanya 21.000 kini melonjak hingga mencapai 27.877 titik di seluruh Indonesia.
Penambahan sebanyak 6.877 titik di luar rencana awal pemerintah tersebut dinilai berpotensi memicu pemborosan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga Rp1 triliun per bulan atau Rp12 triliun per tahun.
Komitmen penataan ini disampaikan dalam konferensi pers peningkatan kualitas layanan MBG dan SPPG Terpencil yang digelar di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026).
"Perlu waktu penataan ya. 1 bulan.
1 bulan penataan," ujar Zulkifli Hasan.
Selama satu bulan ini, penataan akan difokuskan untuk memperbaiki titik SPPG yang sempat diperjualbelikan, memetakan sekolah penerima, memperbaiki kualitas dapur, hingga memverifikasi laporan penerima manfaat.
Berbagai persoalan yang muncul dalam program andalan ini juga telah mendapatkan perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto.
"Perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan manajemen yang baru untuk membenahi program yang sangat penting," ujar Zulkifli Hasan.
Evaluasi menyeluruh ini berujung pada perombakan struktur pengelola program untuk memastikan efektivitas di lapangan.
"Pada satu titik, akhirnya Presiden mendengar dan sudah mengambil keputusan untuk mengganti dengan manajemen yang baru," kata Zulkifli Hasan.
Lebih lanjut, lonjakan jumlah titik layanan tersebut diduga kuat terjadi akibat adanya praktik transaksi ilegal di luar prosedur resmi.
Update Terbaru
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Jadi Pemicu Kaesang Maju ke DPR?
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB







