DPR: PPPK Aset Negara, Bukan Beban Anggaran
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya menegaskan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah aset negara, bukan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Selasa (9/6/2026) untuk mendorong jaminan keberlanjutan kerja bagi para pegawai.
>>> Pemilik Bengkel Sarankan Ganti Baterai SLA Motor Listrik Secara Sepaket
Indrajaya menyambut positif hasil rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II pada Senin (8/6) yang menyepakati masa transisi belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD.
"PPPK dan PPPK paruh waktu yang telah diangkat harus memperoleh kepastian dan jaminan keberlanjutan kerja.
Mereka bukan beban anggaran, melainkan aset negara yang berkontribusi langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat," kata Indrajaya.
Langkah transisi anggaran tersebut dinilai sebagai solusi yang masuk akal agar tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat diselesaikan secara bertahap.
Indrajaya menyatakan bahwa kendala keuangan di daerah tidak boleh menjadi penghambat bagi penyelesaian status tenaga honorer yang telah diperjuangkan sejak lama.
"Kebijakan ini memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk tetap menjalankan pelayanan publik secara optimal sembari menyelesaikan penataan ASN secara bertahap dan terukur," ujarnya.
Menurut Indrajaya, pemerintah memikul tanggung jawab besar untuk memberikan kepastian nasib kepada para tenaga honorer.
Para pegawai tersebut dinilai telah memperlihatkan dedikasi yang nyata di berbagai sektor pelayanan publik.
"Jangan sampai perjuangan panjang penyelesaian tenaga honorer berhenti di tengah jalan.
Negara tidak boleh membiarkan para pengabdi bangsa kembali berada dalam ketidakpastian setelah sekian lama menunggu kejelasan status dan masa depan mereka," ucap Indrajaya.
>>> San Antonio Spurs Hadapi New York Knicks di Game 3 Final NBA
Update Terbaru
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
Jumat / 24-07-2026, 16:59 WIB
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz untuk Perluas Jaringan 5G dan Sinyal Indoor
Jumat / 24-07-2026, 16:59 WIB
Menteri PU Bantah Isu Pegawai Wafat Imbas Cuti Tak Disetujui: Hoaks
Jumat / 24-07-2026, 16:57 WIB
Mantan Ketum Persipura Robert Kambu Meninggal Dunia
Jumat / 24-07-2026, 16:57 WIB
Purbaya Panggil Bos Pertamina Bahas Pembatasan BBM dan LPG Orang Kaya
Jumat / 24-07-2026, 16:57 WIB
Amnesty Indonesia Kritik Sayembara Tangkap Begal Gubernur Jabar
Jumat / 24-07-2026, 16:57 WIB
AFL Summer Peak 2026: AIESEC in UI Cetak Pemimpin Lewat Analitika Data
Jumat / 24-07-2026, 16:56 WIB
IZEHDV Summit 2026 Soroti Tiga Hambatan Utama Adopsi Truk Listrik di RI
Jumat / 24-07-2026, 16:54 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS Sore Ini
Jumat / 24-07-2026, 16:54 WIB
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Kejagung
Jumat / 24-07-2026, 16:54 WIB
Jet Tempur Siluman Canggih Rusia Su-57 Jatuh di Oblast Moskow
Jumat / 24-07-2026, 16:50 WIB
Telkomsel Hormati Putusan MK soal Kuota Internet Tak Hangus
Jumat / 24-07-2026, 16:50 WIB
Panitia Event Lari di Bali Bantah Diskriminasi WNI
Jumat / 24-07-2026, 16:50 WIB
Persib Sumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jumat / 24-07-2026, 16:50 WIB







