Amnesty Indonesia Kritik Sayembara Tangkap Begal Gubernur Jabar

Amnesty International Indonesia mengkritik sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil menangkap begal yang diumumkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Demul) alias KDM.
Sayembara itu juga didukung Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto.
>>> AFL Summer Peak 2026: AIESEC in UI Cetak Pemimpin Lewat Analitika Data
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan sayembara tersebut berisiko melegitimasi tindakan main hakim sendiri di lapangan.
Menurutnya, Gubernur dan Kapolda Jabar tidak boleh melempar tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban hukum dengan meminta masyarakat ikut terlibat menindak aksi begal.
Usman menyarankan agar Gubernur dan Kapolda Jabar fokus pada tugas pokok mereka.
Ia menyebut sejumlah langkah yang lebih tepat, seperti menambah patroli, memasang CCTV terintegrasi, memperbaiki penerangan jalan di lokasi rawan begal, mempercepat respons laporan, dan mengusut tuntas jaringan penadah begal.
"Itu tugas Gubernur dan Kapolda. Tidak perlu sayembara.
Imbauan 'boleh bertindak tegas asal jangan sampai mati' dari Polda adalah pesan yang ngawur secara hukum," kata Usman dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (23/7) malam.
Menurut Usman, logika 'keamanan lewat sayembara' sudah diuji di banyak negara dan hasilnya selalu sama. Ia mengatakan hal itu justru meningkatkan kekerasan dan menurunkan kepercayaan publik.
Ia mencontohkan, di banyak negara kejahatan jalanan turun drastis bukan karena warga disuruh main hakim sendiri.
Penurunan terjadi karena investasi pada sarana transportasi publik, pendidikan, dan polisi komunitas yang akuntabel.
"Aksi main hakim sendiri bisa memicu terjadinya pelanggaran HAM serius, termasuk kekerasan yang berakibat fatal dan melanggar hak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan kejam, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat manusia," ujarnya.
Update Terbaru
Pocketpair, Studio di Balik Palworld, Rilis Game Baru Clicky Islands
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Rebecca Romijn Kembali sebagai Mystique di Avengers: Doomsday dengan Rasa Kepemilikan Baru
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Perkuat Pendidikan Vokasi, TMMIN Donasi Mesin Teknologi Terbaru ke Dua SMK di Bali
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Transaksi Emas Digital di ICDX Melonjak 338% pada Semester I 2026, Nilainya Tembus Rp172,7 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Saya Hampir Tinggalkan Google Health, Tapi Pembaruan Ini Mengubah Segalanya
Jumat / 24-07-2026, 18:21 WIB
Lewati Galaxy Z Fold 8, Pilih Lipat Google Seharga Rp 9 Juta
Jumat / 24-07-2026, 18:21 WIB
Cara Mendapatkan Saldo Rp374.216 dari Aplikasi Gorilla Titan yang Terbukti Cair 2026
Jumat / 24-07-2026, 18:10 WIB
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
Jumat / 24-07-2026, 18:01 WIB
TOP 30 Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 25 Juli 2026 ada Merangkai Kisah Indah Kembali Posisi 2
Jumat / 24-07-2026, 18:00 WIB
5 Pemain Berpotensi Debut Bersama Timnas Indonesia di AFF 2026
Jumat / 24-07-2026, 17:57 WIB
Optimalkan Kebijakan Anggaran, Dasco dan Cucun Terima Aspirasi APKASI
Jumat / 24-07-2026, 17:57 WIB
Panas Ekstrem di Jepang Tembus 40 Derajat Celsius, Ratusan Orang Dirawat
Jumat / 24-07-2026, 17:56 WIB
Cara Cek Desil DTSEN dengan NIK untuk Tahu Status Penerima Bansos
Jumat / 24-07-2026, 17:56 WIB
Jaksa Agung Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani Tim 9
Jumat / 24-07-2026, 17:54 WIB







