Usman menilai pembegalan adalah kejahatan jalanan yang sering menggunakan senjata tajam dan merenggut korban jiwa, termasuk anggota kepolisian.

Melibatkan warga sipil yang tidak dibekali kemampuan atau pelatihan khusus justru berisiko.

"Masyarakat tentu memiliki hak untuk melindungi diri dan orang lain dari ancaman nyata dan segera.

>>> IZEHDV Summit 2026 Soroti Tiga Hambatan Utama Adopsi Truk Listrik di RI

Namun penegakan keamanan dan ketertiban hukum tetap merupakan tanggung jawab aparat yang berwenang dan telah terlatih," katanya.

Ia menambahkan, arahan itu juga bertentangan dengan prinsip dasar community policing (pemolisian masyarakat atau Polmas).

Filosofi polmas menekankan kolaborasi preventif untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah keamanan bersama, bukan membolehkan warga melakukan eksekusi atau menindak langsung pelaku kejahatan.

Usman merujuk pada Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat (Polmas).

Peraturan tersebut menempatkan masyarakat sebagai mitra dalam pencegahan dan identifikasi masalah keamanan, bukan sebagai pihak yang mengambil alih fungsi penindakan hukum.

Penjelasan Gubernur dan Kapolda

Dedi Mulyadi sebelumnya menjelaskan alasan di balik sayembara bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal, copet, jambret, dan kejahatan jalanan lainnya.

Ia mengatakan hadiah uang sengaja disiapkan sebagai pemicu agar masyarakat lebih aktif menjaga keamanan lingkungan, bukan untuk mendorong aksi main hakim sendiri.

Dedi menegaskan, hadiah senilai Rp5 juta hingga Rp50 juta hanya akan diberikan kepada warga yang memenuhi syarat ketat.

Pelaku kejahatan harus diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh penegak hukum.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto menyambut positif sayembara tersebut.

Pipit menilai sayembara dari gubernur itu merupakan pemberi motivasi agar warga turut bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Ya kita menyambut baik.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS Sore Ini

Ini untuk bahwa Bapak Gubernur juga memiliki apa ya, keinginan memberikan motivasi kepada semua warga ya, untuk berpartisipasi dalam menjaga Kamtibmas ya," kata Pipit kepada wartawan di wilayah Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (24/7).