Rebecca Romijn kembali berperan sebagai Mystique dalam film Avengers: Doomsday. Aktris ini mengaku memiliki pengalaman yang berbeda dibandingkan saat pertama kali memerankan karakter tersebut di era X-Men.

Dalam wawancara dengan Inverse, Romijn mengatakan bahwa ia mendapat panggilan tak terduga untuk kembali. Pertanyaan pertamanya langsung soal proses riasan yang terkenal lama.

>>> Perkuat Pendidikan Vokasi, TMMIN Donasi Mesin Teknologi Terbaru ke Dua SMK di Bali

Dulu, riasan Mystique memakan waktu sembilan jam setiap hari.

Romijn harus masuk pada tengah malam untuk siap syuting pukul 09.00, lalu syuting hingga 15 jam, dan butuh tiga hingga empat jam lagi untuk membersihkan riasan.

Ia mengaku bekerja hingga 24 jam nonstop, lalu harus istirahat 24 jam agar kulitnya bisa bernapas.

Protesa menutupi 75 persen tubuhnya, menyebabkan lepuh karena keringat tidak bisa keluar saat beraksi.

Meski berat, Romijn menyebut riasan itu sepadan. "Itu adalah kostum terindah yang pernah saya lihat," katanya.

Namun, ia juga mengakui bahwa ketidaknyamanan itu membantunya masuk ke dalam karakter Mystique.

>>> Transaksi Emas Digital di ICDX Melonjak 338% pada Semester I 2026, Nilainya Tembus Rp172,7 Triliun

Yang paling menarik, Romijn merasa memiliki rasa kepemilikan yang jauh lebih besar terhadap karakter ini. "Saat pertama kali, saya tidak punya kepemilikan.

Saya muda dan merasa seperti gadis yang kebetulan tersedia," ujarnya.

Kini, ia kembali dengan kepercayaan diri penuh. "Saya kembali dengan begitu banyak kepemilikan atas dirinya, dan itu menyenangkan," tambahnya.

Dalam trailer pertama Avengers: Doomsday, Mystique terlihat berhadapan dengan Yelena Belova yang diperankan Florence Pugh, bahkan mengambil wajah Black Widow.

Avengers: Doomsday akan tayang pada 18 Desember mendatang.

>>> Saya Hampir Tinggalkan Google Health, Tapi Pembaruan Ini Mengubah Segalanya

Film ini juga menampilkan bintang X-Men era Fox lainnya seperti Ian McKellen sebagai Magneto, Patrick Stewart sebagai Professor X, dan Alan Cumming sebagai Nightcrawler.