Panitia Event Lari di Bali Bantah Diskriminasi WNI
Panitia komunitas event lari di kawasan Canggu, Bali, angkat bicara terkait dugaan diskriminasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang ditolak mengikuti acara.
Melalui unggahan di Instagram, komunitas bernama Entourage itu membantah tuduhan diskriminasi. Mereka menyatakan menyesal atas kekecewaan yang timbul.
>>> Persib Sumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
"Kami sangat menyesal atas orang-orang yang telah tersinggung dan terluka, dan kami tidak pernah bermaksud untuk tidak menghormati atau melakukan diskriminasi terhadap siapa pun," tulis Entourage.
Entourage menjelaskan bahwa komunitas ini dibangun untuk para digital nomad yang baru datang di Bali. Mereka ingin menghubungkan para digital nomad dalam aktivitas bersama.
Menurut mereka, menjadi digital nomad tidak ditentukan oleh kewarganegaraan. Entourage memiliki anggota dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Beberapa acara kami selalu terbuka dan gratis untuk diikuti siapa saja, sementara yang lain memiliki persyaratan partisipasi berdasarkan tujuan acara," jelas mereka.
Klub lari yang mereka buat umumnya gratis dan terbuka untuk semua orang.
Namun, acara Disco Silent Run pada Rabu (22/7) lalu merupakan acara berbayar pertama yang menuai kritik.
Dalam acara tersebut, peserta WNI mencapai 25 persen. Namun, mereka mengaku menghadapi masalah teknis dalam persetujuan otomatis grup WhatsApp dan acara non-aktif.
"Terjadi bias yang menyebabkan beberapa nomor +62/orang Indonesia ditolak secara tidak benar," kata Entourage.
>>> IHSG Ditutup Melemah ke 6.196, 587 Saham Terkoreksi
Entourage menegaskan akan selalu membangun komunitas inklusif dan berkontribusi positif bagi Bali. Mereka juga berkolaborasi dengan pengusaha dan badan amal lokal setiap pekan.
Kini, Entourage telah menghentikan sementara semua acara dan kegiatan. Mereka mengaku bertanggung jawab penuh dan berjanji melakukan perubahan nyata ke depannya.
Update Terbaru
Pocketpair, Studio di Balik Palworld, Rilis Game Baru Clicky Islands
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Rebecca Romijn Kembali sebagai Mystique di Avengers: Doomsday dengan Rasa Kepemilikan Baru
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Perkuat Pendidikan Vokasi, TMMIN Donasi Mesin Teknologi Terbaru ke Dua SMK di Bali
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Transaksi Emas Digital di ICDX Melonjak 338% pada Semester I 2026, Nilainya Tembus Rp172,7 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 18:22 WIB
Saya Hampir Tinggalkan Google Health, Tapi Pembaruan Ini Mengubah Segalanya
Jumat / 24-07-2026, 18:21 WIB
Lewati Galaxy Z Fold 8, Pilih Lipat Google Seharga Rp 9 Juta
Jumat / 24-07-2026, 18:21 WIB
Cara Mendapatkan Saldo Rp374.216 dari Aplikasi Gorilla Titan yang Terbukti Cair 2026
Jumat / 24-07-2026, 18:10 WIB
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
Jumat / 24-07-2026, 18:01 WIB
TOP 30 Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 25 Juli 2026 ada Merangkai Kisah Indah Kembali Posisi 2
Jumat / 24-07-2026, 18:00 WIB
5 Pemain Berpotensi Debut Bersama Timnas Indonesia di AFF 2026
Jumat / 24-07-2026, 17:57 WIB
Optimalkan Kebijakan Anggaran, Dasco dan Cucun Terima Aspirasi APKASI
Jumat / 24-07-2026, 17:57 WIB
Panas Ekstrem di Jepang Tembus 40 Derajat Celsius, Ratusan Orang Dirawat
Jumat / 24-07-2026, 17:56 WIB
Cara Cek Desil DTSEN dengan NIK untuk Tahu Status Penerima Bansos
Jumat / 24-07-2026, 17:56 WIB
Jaksa Agung Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani Tim 9
Jumat / 24-07-2026, 17:54 WIB







