Pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Juni 2026.

Masyarakat dapat mengecek status penerima secara online.

>>> IHSG Ambles 37,42% Sepanjang 2026, Aksi Jual Asing Capai Rp72,22 Triliun

Pengecekan dilakukan melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) atau aplikasi Cek Bansos. Cukup masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP.

Jika status menunjukkan aktif atau bantuan telah disetujui, dana akan disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kantor pos.

Cara Cek Penerima Bansos Online

Buka situs cekbansos. kemensos.

go. id.

Masukkan NIK sesuai KTP, lalu ketik kode captcha yang muncul. Jika kode sulit terbaca, klik refresh untuk mendapatkan kode baru.

>>> Pemerintah Longgarkan Kuota Produksi Batu Bara untuk Dongkrak Devisa

Klik menu Cari Data. Sistem akan memproses dan menampilkan status penerima bantuan berdasarkan data yang dimasukkan.

Penambahan KPM Baru

Pada penyaluran tahap kedua tahun 2026, Kemensos menambah lebih dari 470 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru.

Penambahan ini berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh BPS.

Penerima baru berasal dari masyarakat miskin dan rentan desil 1 hingga 4 yang belum mendapat bantuan pada tahap pertama.

Besaran Dana PKH dan BPNT

Bantuan PKH diberikan per tahun dengan rincian: ibu hamil dan anak usia dini Rp3.000.000, siswa SD Rp900.000, siswa SMP Rp1.500.000, siswa SMA Rp2.000.000, penyandang disabilitas berat dan lansia Rp2.400.000, serta korban pelanggaran HAM berat Rp10.800.000.

>>> Pre-sale Supergirl Loyo, Lewati Catatan Hitam Marvel

BPNT disalurkan Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tiga bulan. Dana dikirim ke rekening KKS dan dapat dicairkan melalui bank Himbara atau saluran resmi lainnya.