Pemerintah meluncurkan Perlinsos Digital sebagai platform perlindungan sosial terpadu untuk memudahkan masyarakat mengajukan bantuan sosial secara online. Sistem ini mengintegrasikan berbagai layanan bansos dalam satu portal digital.

Sebelumnya, proses pendaftaran bansos dilakukan secara manual dan memakan waktu lama karena verifikasi data oleh banyak instansi. Dengan Perlinsos Digital, seluruh tahapan berlangsung real-time, transparan, dan lebih akurat.

>>> IFG Percepat Transformasi, Fokus Tutup Celah Misinvestment Asuransi BUMN

Syarat Daftar Bansos Lewat Perlinsos Digital

Masyarakat perlu memenuhi beberapa persyaratan sebelum mengajukan bantuan.

Syarat utama meliputi memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang aktif, PIN IKD untuk login, NIK yang valid, dan nomor pelanggan PLN 12 digit.

Cara Daftar Bansos Melalui Perlinsos Digital

Pengajuan bansos dilakukan secara online melalui portal resmi Perlinsos Digital. Langkah pertama adalah memastikan IKD aktif dan PIN tersedia.

Selanjutnya, buka portal Perlinsos Digital dan login menggunakan akun IKD. Sistem akan meminta verifikasi wajah sesuai petunjuk.

Setelah verifikasi, pilih jenis bantuan sosial yang diinginkan, seperti PKH atau BPNT/Program Sembako. Masukkan nomor pelanggan PLN 12 digit, lalu klik menu Ajukan Bantuan.

Proses verifikasi dan penilaian kelayakan dilakukan secara otomatis. Jika ada ketidaksesuaian data, masyarakat dapat mengajukan sanggahan melalui platform yang sama.

>>> Kebutuhan Cairan Harian Tak Melulu 2 Liter, Ini Cara Menghitungnya

Cara Kerja Perlinsos Digital

Perlinsos Digital mengintegrasikan data dari berbagai kementerian dan lembaga, seperti BKN, Kemensos, Dukcapil, BPS melalui DTSEN, PLN, BPJS Ketenagakerjaan, ATR/BPN, dan Korlantas Polri.

Integrasi ini memungkinkan pencocokan data otomatis sehingga mengurangi risiko kesalahan.

Hasil Uji Coba Perlinsos Digital

Uji coba Perlinsos Digital dimulai pada 4 Juni 2026 di 43 kabupaten/kota selama sekitar tiga minggu.

Hasilnya menunjukkan waktu pendaftaran berkurang drastis dari 200 hari menjadi kurang dari lima menit.

Sebanyak 239.476 kepala keluarga berhasil mendaftar, dengan sekitar 20.000 pengajuan sanggahan data. Selain itu, 61.054 agen aktif mendampingi proses registrasi.

Keunggulan Perlinsos Digital

Platform ini menawarkan pendaftaran online, verifikasi cepat, data penerima lebih akurat, kemudahan pengajuan usulan dan sanggahan, transparansi penyaluran, serta pengurangan data ganda.

>>> IHSG Menguat 1,51 Persen ke Level 6.430 pada Sesi I

Digitalisasi ini diharapkan membuat bansos tepat sasaran dan layanan lebih efisien.