Vale Indonesia Siapkan Mitigasi Hadapi Potensi Koreksi Harga Nikel
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tengah menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi potensi koreksi harga nikel global.
Saat ini harga nikel melonjak akibat pengetatan pasokan dan penguatan permintaan di pasar internasional.
>>> AS Naikkan Tarif Impor Produk Indonesia Jadi 18 Persen, Berlaku Bertahap
Presiden Direktur Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengatakan bahwa batas atas penguatan maupun potensi penurunan harga nikel sulit diprediksi secara akurat.
"Ilmu dasarnya supply demand.
Mungkin sekarang lagi tight karena demand menguat atau suplai ketat, atau persepsi atas demand dan supply menyebabkan harga naik," ujarnya.
Perusahaan akan melakukan penyesuaian operasional tergantung dinamika pasar ke depan. "Pasti akan ada penyesuaian-penyesuaian.
Tapi seperti apa? Tergantung.
Never know lah. One billion dollar question," lanjut Bernardus.
Manajemen memastikan momentum kenaikan harga akan dioptimalkan dengan melanjutkan realisasi investasi strategis. "Kalau kita percaya nikel adalah mineral masa depan, dan buat Vale kita percaya itu, ya sudah.
Semua investasi strategis kita gas," tegas Bernardus.
Fenomena Super Squeeze Pasokan Global
Analis HSBC Holdings Plc memproyeksikan beberapa komoditas logam memasuki fase gangguan pasokan ekstrem akibat penutupan jalur perdagangan di Selat Hormuz.
"Makin lama selat ditutup, makin menipis persediaan, makin besar kemungkinan mencapai titik kritis di pasar untuk beberapa komoditas," kata Paul Bloxham.
Siklus komoditas global saat ini dinilai berada dalam fase kenaikan besar yang dipicu hambatan distribusi pasokan, bukan lonjakan permintaan struktural.
>>> Rupiah dan IHSG Tertekan, Pengusaha Kawasan Industri Minta Reformasi Struktural
"Alih-alih supercycle, kami menyebutnya super squeeze," kata analis HSBC.
Faktor cuaca El Niño dan kenaikan konsumsi turut mendongkrak harga komoditas lain seperti aluminium dan tembaga. Harga tembaga menyentuh US$13.976 per ton.
Update Terbaru
Teh Kamomil Terbukti Redakan Stres dan Insomnia, Ini Penjelasan Ahli
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Mangaka Ritsuhiro Mikami Meninggal Dunia karena Sakit
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Menikah pada 13 Juni 2026 Disiarkan Langsung di SCTV
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Turun Lima Bulan Beruntun hingga Mei 2026
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
XXI Kembali Larang Tumbler Masuk Studio, Penonton Ramai-Ramai Protes di Media Sosial
Senin / 08-06-2026, 13:41 WIB
KAI Alokasikan PMN Rp 3,8 Triliun untuk Pengadaan KRL Baru PT INKA
Senin / 08-06-2026, 13:40 WIB
Pemerintah Buka Peluang Penyesuaian Kuota Produksi Batubara Nasional
Senin / 08-06-2026, 13:40 WIB
Ketahui Perbedaan Day Trading dan Swing Trading Sebelum Memulai Investasi
Senin / 08-06-2026, 13:39 WIB
KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet dan BNI City Beroperasi Akhir Tahun
Senin / 08-06-2026, 13:39 WIB
PP Sentralisasi Ekspor Masih Jadi Beban Saham Komoditas
Senin / 08-06-2026, 13:36 WIB
Kronologi Tyo Nugros Dicekal saat Hendak Konser Dewa 19 di Malaysia
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
BNPB Siagakan Evakuasi Warga Pesisir di Lima Provinsi Akibat Gempa 7,7
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
GENTLY Baby Luncurkan Hair Lotion Smooth Keratin untuk Atasi Rambut Kusut Anak
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
Profesi Ini Tak Perlu Gelar Sarjana tapi Digaji Rp400 Jutaan
Senin / 08-06-2026, 13:33 WIB






