California mempercepat inisiatif pencegahan kebakaran hutan dan pengerahan udara cepat untuk mengendalikan api pada Juli 2026.

Langkah ini diambil meskipun potensi perubahan kebijakan federal dan pemotongan dana mengancam upaya keselamatan jangka panjang di negara bagian tersebut.

>>> Little League Diskualifikasi Tim Softball Tulsa karena Pelanggaran Eligibilitas

Otoritas pemadam kebakaran negara bagian mengerahkan serangan udara strategis untuk mencapai lokasi kebakaran dalam waktu 20 menit setelah pemberitahuan.

"Semakin kecil api yang bisa kita hentikan, semakin baik.

Jika kita mengerahkan sumber daya besar dan mampu menghentikannya di satu hektar atau kurang, itu bagus," kata Kepala Batalyon Cal Fire Robert Foxworthy.

Tahun lalu, Cal Fire menangani sekitar 8.000 kebakaran menggunakan strategi respons cepat yang agresif.

"Cobalah untuk membanjiri api tersebut dan mengendalikannya, serta menghentikan perkembangannya secepat mungkin," ujar Foxworthy.

>>> Daftar Harga HP Samsung Baru dan Bekas per Juli 2026

Awak udara memuat ulang dan mengerahkan pesawat secara strategis dari Pangkalan Udara McClellan untuk menjaga cakupan konstan di seluruh California Utara.

"Saya jamin kebanyakan orang hanya tahu beberapa kebakaran terbesar yang terjadi, dan itu karena kita mengerahkan sumber daya pada setiap titik api," kata Foxworthy.

Upaya di seluruh negara bagian berhasil memperluas pembakaran terkendali dan penjarangan vegetasi, dengan rata-rata 591.000 hektar per tahun antara 2021 dan 2024 untuk mengurangi tingkat bahan bakar berbahaya.

"Mereka bisa mencapai mana pun di negara bagian dalam waktu 20 menit setelah pemberitahuan, dan itulah yang terjadi di Kebakaran Miners," tambah Foxworthy.

Meskipun ada kemajuan, perusahaan utilitas hanya menanam 11 persen kabel listrik di atas tanah di zona berisiko tinggi.

>>> Diskon 50% Tiket MotoGP Mandalika 2026 Khusus Warga NTB, Mulai Rp200 Ribu

Sementara itu, anggaran mitigasi negara bagian menghadapi pengurangan tahunan sebesar $200 juta dari program emisi yang diubah.