Kementerian Transmigrasi Indonesia terus memperkuat kemitraan strategis untuk membuka akses pasar global bagi produk-produk unggulan dari kawasan transmigrasi.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyatakan bahwa kawasan transmigrasi menghasilkan berbagai komoditas berpotensi ekspor, seperti beras, jagung, produk hortikultura, dan perikanan.

>>> Iga Swiatek Kalahkan Taylor Townsend di Babak Pertama Wimbledon

"Potensi produk dari kawasan transmigrasi sangat besar. Yang diperlukan adalah menghubungkannya dengan pasar global agar lebih banyak produk yang mampu bersaing secara internasional," ujarnya.

Ia menekankan komitmen kementerian untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi di daerah transmigrasi.

>>> Cara Mudah Lindungi 10 Data Penting di HP Android dari Peretasan 2026

Komoditas Unggulan Tembus Pasar AS dan China

Salah satu komoditas yang dipromosikan adalah kepiting bakau, yang telah berhasil menembus pasar Amerika Serikat melalui kemitraan dengan offtaker swasta.

Selain itu, kementerian baru saja memfasilitasi ekspor ratusan ton durian dari kawasan transmigrasi di Sulawesi Tengah ke China.

>>> Bobbi Althoff Dapat Izin Publikasikan Wawancara Terakhir Oliver Tree

Langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk memperluas penetrasi produk transmigrasi ke pasar internasional.