Dokter Ingatkan Risiko Saraf Kejepit Akibat Tren Work From Cafe
Tren bekerja dari kafe atau work from cafe (WFC) semakin populer, terutama di kalangan Gen Z. Suasana santai dan kebebasan yang ditawarkan menjadi daya tarik utama.
Namun, di balik kenyamanan tersebut, terdapat ancaman kesehatan serius pada tulang belakang.
>>> Slank Rilis Album Republik Fufufafa Bertepatan Hari Lingkungan Hidup
Dokter spesialis bedah saraf dari Lamina Hospital, dr Victorio, SpBS, mengingatkan risiko saraf kejepit atau Herniated Nucleus Pulposus (HNP).
Menurut dr Rio, fasilitas tempat duduk di kedai kopi umumnya dirancang untuk estetika dan kenyamanan santai, bukan untuk bekerja dalam durasi panjang.
Kursi ergonomis yang mengikuti lekukan alami tubuh adalah yang paling ideal.
Tips Menghindari Saraf Kejepit
Jika kursi ergonomis tidak tersedia, dr Rio menyarankan memilih kursi yang tidak terlalu empuk dengan dasar yang cukup keras.
>>> Transmart Full Day Sale: Diskon Tempat Tidur Hingga 50 Persen, Plus Tambahan 20 Persen
Hal ini agar tubuh tidak terlalu terbebani.
Selain itu, ia menganjurkan untuk berdiri dan melakukan relaksasi otot serta sendi setiap satu hingga dua jam. Langkah ini penting agar saraf tidak kaget akibat posisi statis.
Dr Rio juga menjelaskan bahwa tidak semua sakit pinggang menandakan saraf kejepit. Ada kondisi axial pain, yaitu nyeri yang hanya berpusat di satu titik tanpa menjalar.
Namun, jika nyeri mulai menjalar ke paha, lutut, hingga telapak kaki, itu disebut radicular pain. Ini merupakan tanda bahaya yang mengindikasikan masalah saraf kejepit.
>>> Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.036 per Dolar AS
Fenomena WFC juga diperparah oleh kebiasaan membawa tas punggung terlalu berat berisi perlengkapan harian. Hal ini memperbesar risiko cedera tubuh.
Update Terbaru
Link Live Streaming Indonesia vs Kamboja di Leg 2 SEA V Cup 2026
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Sudaryono Larang Titip-Titip Proyek MBG: Jangan Ngaku Keluarga Saya!
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Polri: Jaringan Teror Abdul Karim Sudah Ditangkap di Malaysia
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Imunisasi HPV Lampaui Target, Bio Farma Perkuat Dukungan Vaksin Dalam Negeri
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Sudaryono Tegaskan Zero Tolerance terhadap Korupsi di Program MBG
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Said Iqbal Ungkap Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK 1.500 Pekerja
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Alasan Prabowo Pilih Pejabat Militer Pimpin Universitas Republik Indonesia
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Samsung Galaxy Watch9 dan Watch Ultra2 Resmi, Harga Mulai Rp5,9 Juta
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Saham Dell Melonjak Berkat Pertumbuhan Pendapatan AI Server yang Pesat
Rabu / 22-07-2026, 22:12 WIB
Otopsi Independen Nolan Wells: Penyebab Kematian Tidak Dapat Ditentukan
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
2K Resmi Umumkan Cover Athlete NBA 2K27 dan Tanggal Rilis September
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
Ted Lasso Kembali untuk Musim Keempat di Apple TV Plus
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
Air New Zealand Perbarui Kabin Boeing 777-300ER, Kursi Baru Lebih Ergonomis
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB
Subang Jadi Lokasi Pabrik Motor dan Mobil Listrik Nasional
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB







