Samsung resmi meluncurkan Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 secara global, termasuk di Indonesia. Kedua smartwatch ini membawa peningkatan spesifikasi dan fitur kesehatan berbasis AI.

Galaxy Watch Ultra2 merupakan model premium dengan casing titanium. Dimensinya 47,4 × 47,1 × 10,7 mm dan bobot 61,5 gram.

>>> Saham Dell Melonjak Berkat Pertumbuhan Pendapatan AI Server yang Pesat

Layar Super AMOLED 1,52 inci dengan resolusi 498 x 498 piksel memiliki tingkat kecerahan hingga 5.000 nits.

Layar ini dilapisi Sapphire Crystal dan mendukung Always On Display.

Smartwatch ini mengantongi sertifikasi 10 ATM, IP69K, MIL-STD 810H, dan EN13319. Sertifikasi EN13319 membuatnya cocok untuk aktivitas menyelam.

Samsung menyiapkan aplikasi Ultra2 Diving yang dikembangkan bersama Mares. Aplikasi ini akan tersedia pada akhir tahun 2026.

Fitur Trail Run menampilkan data elevasi dan progres pendakian. Nutrition Alert melengkapi Sweat Loss dengan saran cairan yang perlu diminum.

Baterai Galaxy Watch Ultra2 berkapasitas 800 mAh, naik 35 persen dari generasi sebelumnya. Dukungan High-Frequency Fast Charging berbasis pengisian daya nirkabel WPC.

Galaxy Watch9 untuk Penggunaan Sehari-hari

Galaxy Watch9 menggunakan casing aluminium ringan dengan bentuk cushion yang disempurnakan. Tersedia dalam dua ukuran: 40 mm dan 44 mm.

Versi 40 mm memiliki dimensi 42,7 × 40,4 × 8,6 mm dan bobot 31,5 gram.

Layar Super AMOLED 1,34 inci dengan resolusi 438 × 438 piksel dan baterai 390 mAh.

Versi 44 mm berukuran 46 × 43,7 × 8,6 mm dengan berat 34 gram. Layar 1,47 inci resolusi 480 × 480 piksel dan baterai 445 mAh.

Kedua layar dilapisi Sapphire Crystal dengan kecerahan hingga 3.000 nits. Watch9 memiliki sertifikasi 5 ATM, IP68, dan MIL-STD 810H.