Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di dua perusahaan garmen dan tekstil di Jawa Tengah.

Informasi tersebut diterima dari Pengurus Serikat Buruh Jawa Tengah, Aulia Hakim. Dua perusahaan yang dimaksud adalah PT Victoria Apparel di Kota Semarang dan PT Samwon di Kabupaten Jepara.

>>> Alasan Prabowo Pilih Pejabat Militer Pimpin Universitas Republik Indonesia

PT Victoria Apparel, perusahaan dengan investor asal Tiongkok, diduga berpotensi melakukan PHK terhadap sekitar 800 pekerja.

Sementara PT Samwon, perusahaan asal Korea Selatan, dikabarkan berencana melakukan PHK terhadap sekitar 670 pekerja.

"Saya baru saja menerima laporan dari pengurus Serikat Buruh Jawa Tengah bahwa terdapat potensi PHK di dua perusahaan garmen dan tekstil," kata Said Iqbal.

Ia menambahkan bahwa informasi ini masih bersifat awal dan akan didalami lebih lanjut.

Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang juga bagian dari Satgas PHK Nasional, Said Iqbal akan segera melaporkan perkembangan ini kepada Ketua Satgas PHK, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Laporan juga akan ditembuskan kepada Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai koordinasi penanganan potensi PHK.

Said Iqbal menekankan pentingnya gerak cepat pemerintah agar ribuan pekerja tidak kehilangan pekerjaan dan perusahaan tetap dapat beroperasi.

"Saya akan melaporkan persoalan ini kepada Ketua Satgas PHK agar segera dilakukan langkah-langkah penyelamatan.

Negara harus hadir ketika perusahaan menghadapi kesulitan dan para pekerja terancam kehilangan mata pencahariannya," ujarnya.

Pada Senin, 27 Juli 2026, Said Iqbal akan melakukan kunjungan kerja ke PT Victoria Apparel di Semarang dan PT Samwon di Jepara.