Air New Zealand Perbarui Kabin Boeing 777-300ER, Kursi Baru Lebih Ergonomis
Air New Zealand (Air NZ) resmi mengumumkan pembaruan kabin untuk armada Boeing 777-300ER miliknya.
Perubahan ini mencakup kursi baru dan penataan ulang tata letak kabin untuk penerbangan jarak jauh.
>>> Subang Jadi Lokasi Pabrik Motor dan Mobil Listrik Nasional
Dalam keterangan resmi pada Rabu (22/7), maskapai mengonfirmasi bahwa penumpang kelas ekonomi akan mendapatkan kursi ergonomis buatan ZIM.
Kursi ini dilengkapi layar hiburan 13 inci (33 cm) dengan konektivitas audio Bluetooth dan port USB-C.
Jumlah kursi ekonomi bertambah dua menjadi 246 kursi. Sementara itu, kursi premium dikurangi dua unit untuk mengakomodasi tata letak baru di kelas bisnis.
Untuk ruang kaki, baris ekonomi standar memiliki jarak antar-kursi 79-81 cm. Area "Economy Stretch" menawarkan ruang ekstra 89 cm.
Desain Baru Kelas Bisnis
Kabin Business Premier mengadopsi format reverse herringbone menghadap ke depan, sesuai standar yang diterapkan pada Boeing 787-9 Dreamliner.
Kapasitas kelas bisnis tetap 44 kursi, namun setiap kursi kini dilengkapi pintu geser privasi.
>>> Mendagri Minta IPDN Jaga Sistem Rekrutmen Bersih dan Transparan
Kursi kelas bisnis dengan pitch 109 cm dapat diubah menjadi tempat tidur datar.
Fasilitas ini dipadukan dengan layar hiburan 18 inci, koneksi audio Bluetooth, serta port USB-A dan USB-C.
Chief Customer and Digital Officer Air New Zealand, Jeremy O'Brien, mengatakan desain kabin sebelumnya telah melayani penumpang dengan baik sejak akhir 2010.
"Kini adalah waktu yang tepat untuk menaikkan standar. Pembaruan ini memungkinkan kami mengoperasikan armada lebih lama sekaligus mengurangi beban perawatan," ujarnya.
Konfigurasi Premium Economy tidak berubah karena baru saja menjalani penyegaran terpisah, termasuk penggantian tirai kabin dan pelapis kursi.
>>> Wamensos: Pengelolaan Sarpras Kunci Keberhasilan Sekolah Rakyat
Proses perombakan armada Boeing 777-300ER pertama dijadwalkan mulai Maret 2027. Pesawat dengan wajah baru diperkirakan siap melayani penerbangan komersial pada Mei 2027.
Update Terbaru
Uji Akurasi 3 Pelacak Kebugaran: Fitbit, Pixel Watch, dan Whoop
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Gratis di AT&T dengan Tukar Tambah Ponsel Tertentu
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Indonesia Targetkan 151.554 Hektare Lahan Kelapa untuk Hilirisasi 2026
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Merek China Dinginkan Asia Tenggara dengan Solusi Lokal
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Vozinha dan Haaland Raih Jutaan Followers Baru Selama Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Kemenkes Apresiasi CNN Wellnest Festival, Dorong Kesadaran Hidup Sehat
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Hasil China Open 2026: Tampil Buruk di Set 2, Jonatan Lolos 16 Besar
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Purbaya Pastikan Pemerintah Kembali Beri Insentif Motor Listrik Rp5 Juta per Unit
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Firefox 153 Akhirnya Hadirkan Dukungan HDR di Windows
Rabu / 22-07-2026, 23:08 WIB
Gugatan Cher Ditolak, Mary Bono Tak Wajib Bayar Biaya Hukum Rp16 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 23:08 WIB
Sahabat Nolan Wells: Dia Tampak Baik-Baik Saja di Horn Island
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Pengemudi Kabur dari Polisi, Loncat dari Jembatan ke Danau
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Krisis Air Bersih Ganggu Layanan Puskesmas Panongan Tangerang
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Pemda DIY: 4 SMA dan Ratusan Siswa Jadi Korban Scam TOEFL saat MPLS
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB







