Rupiah Terus Melemah, Simak Prediksi Kurs Dolar AS Terbaru Hari Ini 2026
Ibrahim menambahkan bahwa meski ada jadwal pembicaraan antara Israel dan Lebanon pada hari Rabu, ketidakpastian masih tetap tinggi.
Begitu pula dengan nasib negosiasi antara pihak Washington dan Teheran.
Pihak Iran dan Amerika Serikat sebenarnya mengklaim telah mencapai kesepakatan kerangka kerja sementara pada pekan lalu.
Namun, hingga saat ini kesepakatan untuk menghentikan konflik tersebut belum mendapatkan persetujuan secara resmi.
Tekanan dari Sisi Domestik dan Inflasi
Selain faktor eksternal, kondisi ekonomi di dalam negeri juga ikut memberikan pengaruh buruk terhadap nilai tukar rupiah.
Ibrahim menyoroti kenaikan inflasi pada bulan Mei 2026 yang tercatat naik 0,28 persen secara bulanan.
Data Indeks Harga Konsumen (IHK) juga menunjukkan tren kenaikan dari angka 111,09 pada April 2026 menjadi 111,40 pada Mei 2026.
Kenaikan harga-harga di tingkat konsumen ini menjadi perhatian serius bagi pelaku pasar.
Meski demikian, terdapat kabar positif dari sisi neraca perdagangan barang Indonesia. Pada bulan April 2026, Indonesia tercatat masih mampu membukukan surplus perdagangan senilai US$89,1 juta.
Pencapaian surplus ini menjadi catatan positif tersendiri karena Indonesia berhasil mempertahankan tren surplus selama 72 bulan berturut-turut. Konsistensi ini telah dimulai sejak Mei tahun 2020 silam.
Ringkasan data ekonomi nasional terbaru:
- Inflasi Bulanan: 0,28% (Meningkat dibanding bulan sebelumnya).
- Indeks Harga Konsumen: 111,40 (Naik dari posisi 111,09 di bulan April).
- Surplus Perdagangan: US$89,1 Juta (Capaian per April 2026, 72 bulan beruntun).
- Prediksi Kurs Rupiah: Rp17.960 - Rp18.030 (Potensi pelemahan terhadap dolar AS).
Walaupun masih surplus, Ibrahim memberikan catatan bahwa angka tersebut sebenarnya mengalami penyempitan yang cukup tajam secara statistik.
Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan pada daya beli masyarakat akibat tersendatnya pasokan global dari Selat Hormuz.
Update Terbaru
KPK Susun Konstruksi Pasal Pencucian Uang Kasus Imigrasi Silmy Karim
Rabu / 22-07-2026, 12:15 WIB
Nanik Mundur dari BGN karena Sakit, Jabatan Komisaris Pertamina Dipertahankan
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
Pendapatan Adhi Karya Turun 18,37% di Semester I, Laba Bersih Naik
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
BEI Pantau Keras Saham JELI Akibat Anjlok Parah
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
45 Hari di BGN, Nanik Mundur: MBG Harus Dievaluasi Total
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
Charlize Theron Akui Salah Fokus karena Terus Menatap Tubuh Matt Damon di The Odyssey
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
57% Warga Indonesia Simpan Data KTP di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
Penjualan LCGC Anjlok 18,4% di Semester I 2026, Tergerus Mobil Listrik Murah
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Ini Tujuannya
Rabu / 22-07-2026, 12:11 WIB
Vivo X300E Resmi Pre-Order, Baterai 7.200 mAh dan Kamera Zeiss Jadi Andalan
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Samsung Luncurkan Bespoke AI Refrigerator untuk Dukung Manajemen Dapur di Musim Sekolah
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Batuk Tak Kunjung Sembuh? Waspada Bisa Jadi Gejala GERD
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu Hadiri Sidang Mediasi Hak Asuh Anak
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Ini Manfaatnya
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB







