DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Ini Tujuannya
DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam rapat paripurna, Selasa (21/7).
PFII merupakan kawasan keuangan khusus yang disiapkan pemerintah untuk menarik modal global, memperluas sumber pembiayaan pembangunan, dan meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional.
>>> Batuk Tak Kunjung Sembuh? Waspada Bisa Jadi Gejala GERD
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan PFII dirancang sebagai kawasan yang mengakomodasi kebutuhan dunia usaha dan industri jasa keuangan global.
Pemerintah berharap kawasan ini menjadi katalis bagi pendalaman sektor keuangan nasional, pengembangan inovasi jasa keuangan, peningkatan investasi, dan pembiayaan proyek strategis.
Tarik Dana Global
Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal menegaskan tujuan utama PFII adalah menarik modal dari luar negeri, bukan menghimpun dana dalam negeri.
Transaksi di kawasan PFII akan menggunakan valuta asing sehingga tidak bersaing langsung dengan perbankan nasional.
PFII diharapkan membangun ekosistem pembiayaan internasional yang mencakup investment banking, pembiayaan pesawat dan kapal, leasing, asuransi, dan layanan jasa keuangan lainnya.
Tiga Pilar Pengembangan
Purbaya mengatakan pengembangan PFII bertumpu pada tiga pilar utama.
Pilar pertama memperluas akses terhadap modal dan investasi global sebagai sumber pembiayaan jangka panjang.
Pilar kedua membangun ekosistem jasa keuangan yang didukung teknologi, keamanan siber, dan tata kelola berstandar internasional.
Pilar ketiga meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas talenta.
>>> Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Ini Manfaatnya
Pemerintah memperkirakan PFII mampu menarik investasi asing sekitar Rp300 triliun hingga Rp500 triliun.
Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan Herman Saheruddin mengatakan angka tersebut berdasarkan perhitungan moderat.
Update Terbaru
Perayaan Hari Laut 2026 dari Dunia Anime, Bagian III
Rabu / 22-07-2026, 13:15 WIB
Hakim Florida Perintahkan Trump Serahkan Catatan Keuangan ke BBC
Rabu / 22-07-2026, 13:15 WIB
AS Minta Kekebalan Hukum untuk Presiden Venezuela Delcy Rodriguez
Rabu / 22-07-2026, 13:14 WIB
Polisi Tanggapi Insiden Keamanan di Rumah Sakit St. Jude
Rabu / 22-07-2026, 13:14 WIB
Jason Robertson Teken Kontrak Satu Tahun dengan Dallas Stars
Rabu / 22-07-2026, 13:14 WIB
Kisah Ardita, 4 Hari Bertahan Hidup di Laut dengan Pegangan Gabus
Rabu / 22-07-2026, 13:14 WIB
Diet Viking Erling Haaland, Rahasia 'Mesin' Gol Tetap Prima
Rabu / 22-07-2026, 13:14 WIB
Detroit Tigers Hadapi Chicago Cubs di Wrigley Field
Rabu / 22-07-2026, 13:10 WIB
4 Skill Manusia yang Tak Bisa Digantikan AI, Apa Saja?
Rabu / 22-07-2026, 13:10 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino Didesak Mundur Usai Kekacauan Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 13:10 WIB
Dallas Stars Ikat Jason Robertson dengan Kontrak Satu Tahun Senilai $12 Juta
Rabu / 22-07-2026, 13:08 WIB
Dallas Stars Perpanjang Kontrak Jason Robertson Satu Tahun Senilai $12 Juta
Rabu / 22-07-2026, 13:08 WIB
Zack Wheeler Jual Penthouse Soho Rekor 26 Juta Dolar
Rabu / 22-07-2026, 13:07 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur karena Kesehatan
Rabu / 22-07-2026, 13:07 WIB







