Isu delisting PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) kembali mencuat di pasar modal. Manajemen perseroan pun angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.

Rumor ini muncul di tengah proses integrasi Bank Danamon dengan MUFG Indonesia.

>>> 5 Ide Bisnis Anime 2026 Paling Menjanjikan, Cuan Mengalir Tanpa Ribet

Salah satu pemicunya adalah rendahnya porsi saham publik atau free float yang dikhawatirkan di bawah batas minimal.

Klarifikasi Manajemen Bank Danamon

Direktur Bank Danamon, Rita Mirasari, menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk melakukan delisting. Pihaknya berkomitmen tetap menjadi perusahaan terbuka dan patuh pada regulasi.

Manajemen mengaku terkejut dengan rumor yang beredar luas. Mereka memastikan akan mengikuti seluruh ketentuan dari otoritas terkait.

Bank Danamon sedang berupaya memenuhi ketentuan free float minimal 15 persen. Komunikasi intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik.

Chief Strategy Officer Bank Danamon, Reza Iskandar Sardjono, menyebutkan pihaknya memahami sentimen pasar. Kepatuhan terhadap regulasi baru menjadi prioritas utama.

>>> Kemenkeu Tegaskan Dana Bantuan Pensiunan 2026 Hoaks, Waspada Modus Phishing Terbaru

Pandangan OJK

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan belum ada pengajuan resmi delisting dari Bank Danamon.

Menurutnya, masalah free float bukan hambatan tunggal yang memaksa bank keluar bursa.

Dalam setiap aksi korporasi besar, pertimbangan delisting memang muncul sebagai diskusi internal. Namun, hal itu lebih terkait aspek kepraktisan struktur korporasi, bukan karena ketidakmampuan memenuhi aturan.

Proses integrasi Bank Danamon dengan MUFG Indonesia masih berjalan dan menunggu izin operasional dari OJK. Target waktu belum ditentukan karena bergantung pada kondisi pasar modal.

>>> Dragonica Origin Chapter 4 Rilis 22 April 2026, Update Terbaru yang Paling Dicari Gamers!

OJK menekankan pentingnya perlindungan terhadap pemegang saham minoritas. Keputusan akhir terkait status saham Danamon akan mempertimbangkan ekosistem pasar modal secara luas.