Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan peringatan tegas kepada masyarakat terkait beredarnya informasi palsu yang menargetkan kelompok pensiunan. Informasi tersebut mengatasnamakan program "Dana Bantuan Khusus Pensiunan Tahun 2026".

Narasi hoaks ini telah menyebar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat. Kemenkeu memastikan bahwa kabar tersebut tidak berdasar dan merupakan upaya penipuan digital.

>>> Dragonica Origin Chapter 4 Rilis 22 April 2026, Update Terbaru yang Paling Dicari Gamers!

Klarifikasi Resmi Kemenkeu

Biro Komunikasi dan Layanan Informasi serta PPID Kemenkeu secara resmi menyatakan bahwa program pendaftaran mandiri semacam itu tidak pernah ada.

Modus yang digunakan identik dengan praktik phishing yang bertujuan mencuri data pribadi.

Kemenkeu memastikan tidak ada agenda pemberian bantuan tunai dengan mekanisme pendaftaran lewat tautan tidak resmi untuk tahun anggaran 2026.

Klarifikasi ini didasarkan pada hasil pemantauan di berbagai saluran komunikasi resmi pemerintah.

Fakta Mengenai Program Bantuan dan Mekanisme Pensiun

Pemerintah menyampaikan beberapa poin penting untuk meluruskan informasi yang salah. Hak finansial bagi aparatur negara, termasuk pensiunan ASN, TNI, dan Polri, dikelola melalui sistem perundang-undangan yang ketat.

Segala bentuk dana pensiun, THR, dan Gaji Ketiga Belas telah diatur secara transparan dalam Peraturan Pemerintah terkait APBN.

Kemenkeu menegaskan tidak memiliki program "Bantuan Dana Khusus 2026" yang mengharuskan masyarakat mengisi formulir di luar saluran resmi.

Narasi hoaks sengaja disusun secara persuasif untuk mengelabui korban agar menyerahkan data sensitif seperti nomor rekening dan nomor telepon.

Permintaan data melalui platform pihak ketiga dikategorikan sebagai tindakan phishing yang berisiko tinggi.

Masyarakat diminta melakukan verifikasi melalui situs resmi kemenkeu. go.

>>> Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S. Deyang Gantikan