Indonesia memproyeksikan pendapatan negara langsung sekitar US$37,8 miliar dari proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang baru diluncurkan.

Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

>>> Utah Olympic Legacy Foundation Gelar Konferensi Olahraga Musim Dingin untuk Pemuda

Proyek Strategis Nasional ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan.

"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, termasuk meningkatkan pendapatan negara dengan perkiraan pendapatan langsung pemerintah sekitar US$37,8 miliar," kata Lahadalia seperti dikutip ANTARA.

Pemerintah juga memperkirakan proyek ini akan menyumbang sekitar US$6,43 miliar dalam penerimaan pajak tidak langsung.

>>> JCFF 2026 Resmi Dibuka, BI Jatim Dorong UMKM Kopi ke Level Global

Dampak terhadap Ketenagakerjaan

Proyek ini juga akan berdampak besar pada penyerapan tenaga kerja.

Selama fase konstruksi, diperkirakan akan menciptakan sekitar 12.000 lapangan kerja langsung.

>>> Adu Nilai Pasar Pemain Spanyol vs Argentina: Siapa Lebih Mahal?

Setelah operasi dimulai, lapangan gas Abadi Masela diperkirakan akan mempekerjakan sekitar 800 hingga 1.000 pekerja.