Dunia maya kembali dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan keributan antara seorang sopir taksi lokal dan penumpangnya di Bali.

Penumpang tersebut adalah DJ Gebby Vesta yang saat itu bersama seorang rekan pria warga negara asing (WNA).

>>> Investasi Tembus Rp2.430 T, Teddy Beberkan 7 Hasil Diplomasi Prabowo

Insiden yang diduga sebagai aksi pemerasan ini terjadi di kawasan Kerobokan, Kuta Utara.

Gebby mengaku awalnya setuju membayar Rp300 ribu meski tarif aplikasi hanya Rp78 ribu, karena merasa iba.

Kronologi Kejadian

Gebby menjelaskan bahwa ia sudah sering menggunakan jasa sopir tersebut untuk tamu asing. Namun, kali ini sopir terus meminta uang tambahan kepada rekan WNA-nya.

Sopir meminta Gebby membujuk rekannya memberikan uang lebih dari kesepakatan. Rekan WNA merasa terintimidasi karena sopir terus membicarakan uang tambahan sepanjang perjalanan.

Sopir bahkan mengikuti rekan Gebby hingga ke dalam ruang mesin ATM saat hendak mengambil uang tunai. Keadaan memanas ketika rekan Gebby kehilangan kartu ATM dan berencana transfer dana.

Sopir kembali meminta tambahan Rp200 ribu yang memicu kemarahan Gebby.

Sopir yang tidak terima ditegur melontarkan kata-kata kasar dan memaksa penumpang turun.

>>> Shin Hye-sun Bintangi Drakor 'Dash', Drama Hukum Paling Dinanti 2026

Gebby menegaskan bayaran Rp300 ribu untuk jarak dekat sudah lebih dari cukup, namun sopir berdalih itu bukan urusannya.

Aksi Intimidasi Berlanjut

Ketegangan berlanjut hingga ke dalam sebuah minimarket. Sopir terus mengejar dan mendesak rekan Gebby untuk memberikan uang tambahan.

Rekan WNA tampak sangat frustrasi dan memegangi kepalanya karena tertekan.

Aksi pengejaran baru berhenti setelah Gebby mulai merekam dengan ponselnya. Kejadian ini dikonfirmasi berlangsung pada Minggu dini hari, 31 Mei 2026, sekitar pukul 03.30 WITA.

Gebby menyatakan hingga saat ini pihak sopir belum menyampaikan permintaan maaf secara resmi. Ia memviralkan kejadian ini sebagai peringatan bagi pelaku jasa transportasi di kawasan wisata.

Harapan untuk Pariwisata Bali

Melalui unggahannya, Gebby mendapat banyak dukungan dari netizen yang pernah mengalami modus serupa. Menurutnya, banyak korban lain tidak berani bersuara karena takut.

>>> Resmi! Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Mulai 1 Juni, Cek Syaratnya Sekarang

Ia berharap pihak berwenang mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang merusak citra pariwisata Bali. Gebby menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi setiap wisatawan di Pulau Dewata.