Thomas Tuchel Soroti DNA Sepak Bola Inggris Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Masa depan Thomas Tuchel sebagai pelatih Timnas Inggris berada dalam tekanan setelah timnya gagal melaju ke final Piala Dunia 2026.
Inggris kalah dari Argentina di babak semifinal.
>>> Messi Hanya Lepas Satu Tembakan, Dua Assist Hancurkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Tuchel menuai kritik tajam karena menerapkan taktik bertahan saat unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon. Keputusan itu justru menjadi bumerang saat menghadapi dominasi Lionel Messi.
Mantan manajer West Ham, Alan Pardew, menilai Tuchel memberikan pola pikir negatif kepada tim. "Dalam kabut perang, realitas telah hilang.
Sang manajer memberikan pola pikir negatif," ujarnya dikutip dari Reuters.
Tuchel Singgung DNA Sepak Bola Inggris
Menanggapi kritik, Tuchel justru menyoroti persoalan yang lebih mendasar. Ia menilai Inggris belum memiliki budaya penguasaan bola seperti negara-negara besar lainnya.
>>> Pakar UGM Usul Potong Gaji Komisaris BUMN dan Tunjangan Pejabat untuk Bayar PPPK
"Pada saat ini perasaan saya adalah tidak ada struktur di dunia ini yang bisa membantu kami.
Saya pikir penguasaan bola memainkan peran krusial; mungkin itu bukan bagian dari DNA kami seperti DNA Spanyol atau DNA Argentina-Brasil," ungkap Tuchel.
Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa Inggris masih tertinggal dalam aspek fundamental permainan meski diperkuat banyak pemain berkualitas.
>>> Bolehkah Olahraga saat Perut Kosong? Ini Manfaat dan Risikonya
Kekalahan dari Argentina pun dinilai mengungkap masalah yang lebih dalam dari sekadar taktik.
Update Terbaru
Kontroversi Rasial Menimpa Manon KATSEYE Akibat Sampul Instagram Highlight
Jumat / 17-07-2026, 18:38 WIB
BTS Rilis Versi Baru 'NORMAL' dan MV Resmi dari Album ARIRANG
Jumat / 17-07-2026, 18:38 WIB
Seo Yea-ji Resmi Bergabung dengan Agensi Baru B.Wave Entertainment
Jumat / 17-07-2026, 18:38 WIB
CORTIS Siap Gelar Tur Dunia Perdana 'Put Your Phone Down'
Jumat / 17-07-2026, 18:36 WIB
Menteri P2MI Buka Peluang Kerja Sama Penempatan TKI ke Malaysia-Jerman
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Mario Aji dan Veda Ega Ditilang di Spanyol, Denda Rp3,5 Juta
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU Asabri
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Jerman Usul UNIFIL di Lebanon Diganti Pasukan Uni Eropa
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Harry Kane Kecewa: Inggris Sudah Berikan Segalanya Tapi Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Kapten Vietnam Absen di Piala AFF 2026, Kabar Baik untuk Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 18:33 WIB
Inovasi Teknologi Kunci Tekan Biaya Produksi Pangan agar Kompetitif
Jumat / 17-07-2026, 18:33 WIB
Komisi X DPR Apresiasi Kinerja Keuangan Perpusnas 2025, Dorong Penguatan Anggaran Literasi
Jumat / 17-07-2026, 18:33 WIB
Samsung Luncurkan Seri Music Studio di India, Speaker Premium dengan Dolby Atmos
Jumat / 17-07-2026, 18:28 WIB







