Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardia, menekankan pentingnya inovasi teknologi pertanian untuk menekan biaya produksi pangan.

Langkah ini dinilai kunci agar produk lokal mampu bersaing dengan produk impor.

>>> Komisi X DPR Apresiasi Kinerja Keuangan Perpusnas 2025, Dorong Penguatan Anggaran Literasi

Menurut Eliza, pemerintah perlu terus menggalakkan inovasi teknologi di sektor pertanian, mulai dari budidaya hingga pasca panen. Hal ini akan membuat harga produksi lebih efisien.

"Tugas kita selanjutnya adalah efisiensi agar harga produksi bisa diturunkan dan produk kita kompetitif dibanding impor," jelas Eliza saat dihubungi Warta Ekonomi, Jumat (17/7/2026).

>>> Samsung Luncurkan Seri Music Studio di India, Speaker Premium dengan Dolby Atmos

Kesejahteraan Petani dan Riset Teknologi

Eliza menilai kebijakan pangan saat ini yang memperhatikan kesejahteraan petani sudah tepat. Langkah itu perlu dipertahankan untuk menjaga minat petani tetap berproduksi.

"Kebijakan pangan memang mesti diawali dengan perbaikan kesejahteraan petaninya dulu, untuk menjaga minat petani tetap menanam. Jadi angka produksi bisa terjaga bahkan terus meningkat," tegasnya.

>>> Samsung Beri Kabar Baik soal Masalah Red Tint di Galaxy S26 Ultra

Ia menambahkan, inovasi teknologi menjadi penting untuk menyeimbangkan produksi dengan modal produksi. Riset dan pengembangan (R&D) mutlak diperlukan, baik di sektor on farm maupun off farm.