BGN Tutup Sementara 372 SPPG di Jatim karena Belum Penuhi Standar
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara operasional 372 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Jawa Timur.
Keputusan ini diambil karena ratusan dapur tersebut dinilai belum memenuhi standar kelayakan administrasi, higienitas, dan sanitasi.
>>> Kisah Abdul Latif 13 Kali Umrah Saat Haji 2026: Strategi Ibadah Tanpa Ribet
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mendukung langkah pusat demi menjamin keamanan pangan.
Ia menegaskan operasional dapur harus dihentikan jika persyaratan tidak terpenuhi dalam tenggat waktu yang ditentukan.
Dukungan Pemprov Jatim
Emil menjelaskan penutupan ini merupakan bentuk koordinasi erat antara Pemprov Jatim dan BGN. Sikap tegas Kepala BGN diperlukan untuk memastikan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga.
Pemerintah daerah memandang kebijakan ini sebagai upaya preventif melindungi penerima manfaat dari risiko kesehatan. Setiap SPPG wajib melengkapi dokumen mitigasi risiko sebelum beroperasi kembali.
Masalah Sertifikasi dan Higiene
Kendala utama adalah belum adanya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada ratusan SPPG. Tanpa dokumen resmi ini, dapur dilarang berproduksi karena standar kebersihan belum teruji secara legal.
Beberapa poin krusial yang menjadi landasan penghentian sementara antara lain: kegagalan memenuhi tenggat pengurusan SLHS, kurangnya fasilitas penunjang kesehatan, belum terpenuhinya variabel kelayakan administrasi, dan kebutuhan audit ulang kebersihan sarana prasarana.
Pemprov Jatim mengapresiasi langkah BGN meskipun penutupan bukan perkara mudah. Kebijakan ini penting sebagai instrumen mitigasi untuk meminimalkan potensi bahaya selama distribusi makanan.
Infrastruktur Lingkungan dan Sanitasi
Emil juga menyoroti pentingnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di setiap titik layanan. Sistem pembuangan limbah yang buruk dapat berdampak pada kualitas sanitasi lingkungan sekitar dapur.
Update Terbaru
Viral! Hotel Bintang 5 di Jakarta Diduga Larang Tamu Bawa Stroller Naik Lift, Netizen: "Sangat Berbahaya!"
Jumat / 17-07-2026, 18:41 WIB
Kontroversi Rasial Menimpa Manon KATSEYE Akibat Sampul Instagram Highlight
Jumat / 17-07-2026, 18:38 WIB
BTS Rilis Versi Baru 'NORMAL' dan MV Resmi dari Album ARIRANG
Jumat / 17-07-2026, 18:38 WIB
Seo Yea-ji Resmi Bergabung dengan Agensi Baru B.Wave Entertainment
Jumat / 17-07-2026, 18:38 WIB
CORTIS Siap Gelar Tur Dunia Perdana 'Put Your Phone Down'
Jumat / 17-07-2026, 18:36 WIB
Menteri P2MI Buka Peluang Kerja Sama Penempatan TKI ke Malaysia-Jerman
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Mario Aji dan Veda Ega Ditilang di Spanyol, Denda Rp3,5 Juta
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU Asabri
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Jerman Usul UNIFIL di Lebanon Diganti Pasukan Uni Eropa
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Harry Kane Kecewa: Inggris Sudah Berikan Segalanya Tapi Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 18:35 WIB
Kapten Vietnam Absen di Piala AFF 2026, Kabar Baik untuk Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 18:33 WIB
Inovasi Teknologi Kunci Tekan Biaya Produksi Pangan agar Kompetitif
Jumat / 17-07-2026, 18:33 WIB
Komisi X DPR Apresiasi Kinerja Keuangan Perpusnas 2025, Dorong Penguatan Anggaran Literasi
Jumat / 17-07-2026, 18:33 WIB







