Seorang jemaah haji asal Probolinggo, Abdul Latif, berhasil melaksanakan ibadah umrah sebanyak 13 kali selama musim haji 2026.

Kisah ini ia bagikan saat ditemui di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sebelum kembali ke Tanah Air.

>>> Masyarakat Ramai Akses Kalender Jawa Online Hari Ini, Cek Weton 2 Juni 2026

Abdul Latif mengaku sengaja tidak bergantung sepenuhnya pada jadwal kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Dengan bergerak mandiri, ia bisa lebih produktif dalam menjalankan ibadah tambahan.

Strategi Ibadah Mandiri

Selama di Makkah, ia hampir setiap hari menyempatkan diri beribadah di Masjidil Haram. Ia tercatat melaksanakan umrah sebanyak 13 kali secara mandiri.

Di Madinah, ia berhasil memasuki area Raudhah hingga 11 kali. Ia bersyukur diberi fisik yang kuat untuk menjalankan berbagai ibadah tersebut.

Ia berharap kegigihannya dapat menyempurnakan ibadah hajinya di mata Allah SWT.

Kemudahan di Tengah Kekhawatiran

Awalnya, Abdul Latif merasa cemas dan membayangkan proses ibadah akan sangat berat. Namun, kenyataan yang ia temui justru sebaliknya.

Ketersediaan makanan dan minuman sangat melimpah bagi para jemaah. Dukungan petugas haji serta asupan gizi yang terjaga membuatnya tetap bugar.

Momen paling menyentuh baginya adalah saat wukuf di Arafah. Ia memanjatkan doa mendalam untuk memohon ampunan atas kesalahan masa lalu.

>>> China Peringatkan Jepang soal Klaim Tak Berdasar, Ketegangan Asia Timur Meningkat

Ia juga mendoakan orang tua, kerabat, dan tetangganya dalam setiap sujud. Bayangan orang-orang terdekatnya muncul begitu nyata di padang Arafah.

Pengalaman Spiritual di Saf Terdepan

Raudhah dan Masjidil Haram memberikan kesan mendalam bagi perjalanan spiritual Abdul Latif. Ia takjub bisa melihat Ka'bah secara langsung setelah hanya menyaksikannya di televisi.

Karena masuk kloter awal, ia merasakan suasana Masjidil Haram yang masih relatif sepi.

Kesempatan ini ia manfaatkan untuk menyentuh Rukun Yamani dan berada di antara Hajar Aswad serta pintu Ka'bah.

Ia sering mendapatkan posisi salat di saf paling depan tepat di hadapan Ka'bah. Meskipun ingin mencium Hajar Aswad, ia memilih menahan diri demi keselamatan.

Ia memegang teguh nasihat gurunya untuk tidak memaksakan diri jika kondisi terlalu berdesakan. Kesadaran akan keamanan diri membuatnya tetap khusyuk.

>>> Harga Patokan Ekspor Emas Turun, Ini Aturan Resmi Terbaru November 2026

Kini, Abdul Latif merasa berat hati meninggalkan Tanah Suci. Ia pulang dengan harapan seluruh ibadahnya diterima dan menjadi haji yang mabrur.