PT Weda Bay Nickel (WBN) telah mereklamasi 223,43 hektare lahan bekas tambang hingga Maret 2026. Area reklamasi tersebar di Kao Rahai, Biri-Biri, dan Tofu, Halmahera, Maluku Utara.

Program reklamasi berjalan bersamaan dengan revegetasi bertahap sesuai rencana yang disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

>>> Guardiola Sebut 3 Pemain Kunci Spanyol untuk Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Untuk mendukung program tersebut, WBN mengoperasikan fasilitas nursery seluas 2,02 hektare. Nursery ini digunakan untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman yang akan ditanam di area reklamasi.

Komitmen Lingkungan Berkelanjutan

Manager Health, Safety, and Environment Weda Bay Nickel, Ronggour Siahaan, mengatakan reklamasi merupakan bagian tak terpisahkan dari siklus operasional perusahaan.

"Kami menjalankan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari setiap tahapan operasional, mulai dari perencanaan hingga pemulihan area yang telah selesai ditambang," ujar Ronggour dalam keterangan resmi, Jumat (17/7/2026).

Proses reklamasi mencakup penataan kontur lahan, penanaman vegetasi, dan pemantauan pertumbuhan tanaman. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemulihan kawasan berjalan optimal.

Selain reklamasi, WBN juga menjalankan program pelestarian lingkungan lainnya. Pada Juni 2026, perusahaan menanam 1.000 bibit pohon di tiga area operasional.

>>> Frans Putros Hengkang, Pelatih Persib Hormati Keputusan Pemain

Perusahaan juga menggelar kegiatan Clean Up Day di kawasan hunian karyawan dan kontraktor. Kegiatan ini meliputi pembersihan lingkungan dan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.

WBN bersama para kontraktor menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle.

Material bekas seperti scrap metal dan drum bekas dimanfaatkan menjadi produk fungsional, termasuk miniatur alat berat dan furnitur.

Ronggour mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif internal bertajuk "Weda Today, Earth Tomorrow". Inisiatif ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

"Melalui inisiatif ini, kami menegaskan kembali komitmen untuk menerapkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak hanya di area operasional, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari," kata Ronggour.

>>> Madura United Resmi Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo

Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan karyawan dan mitra kerja untuk mendukung praktik operasional pertambangan yang lebih bertanggung jawab.