Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai kritik di DPR RI. Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyoroti banyaknya makanan yang terbuang sia-sia.

Menurut Charles, makanan dari program MBG sering tidak dikonsumsi di sekolah dan berakhir sebagai pakan ternak.

>>> Marvel Dikabarkan Incar Cooper Hoffman untuk Peran Cyclops di Reboot X-Men

Ia mengutip celetukan di media sosial yang menyebut program itu 'bukan makanan buat anak-anak, tapi buat peternak'.

Charles menilai cakupan penerima manfaat saat ini terlalu luas.

Ia mengusulkan agar program difokuskan pada kelompok yang benar-benar membutuhkan, seperti anak gizi buruk, anak berisiko stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.

"Jadi, kita harus definisi dan reformulasi ulang berapa sih sebetulnya jumlah penerima manfaat yang layak diberi program MBG.

>>> Chicago Blackhawks Umumkan Jadwal 84 Pertandingan Musim 2026

Bukan 82 juta anak, tetapi spesifik ke anak-anak dengan gizi buruk," tegas Charles.

Ia juga meminta mitra dan masyarakat menyusun kajian mengenai jumlah penerima manfaat ideal dan kebutuhan anggaran.

Hasil kajian diharapkan menjadi dasar desain baru program yang lebih efektif dan tepat sasaran.

>>> West Indies Kalahkan Selandia Baru di ODI Pertama

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Evaluasi ini disampaikan dalam pembahasan di DPR untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan.