Sebanyak 20 negara akan berpartisipasi dalam latihan udara gabungan terbesar Angkatan Udara Australia, Exercise Pitch Black 2026, yang digelar di Australia utara pada 20 Juli hingga 7 Agustus 2026.

Latihan ini akan melibatkan hingga 100 jet tempur dan lebih dari 2.500 personel yang beroperasi dari Pangkalan Angkatan Udara Darwin, Tindal, dan Amberley.

>>> Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti

Untuk pertama kalinya, Jepang akan menerbangkan jet F-35 Lightning II dan Indonesia mengerahkan jet T-50I Golden Eagle dalam latihan ini.

Personel dari Finlandia dan Swedia juga akan bergabung sebagai personel terintegrasi.

Peserta dan Tujuan Latihan

Negara-negara yang mengirimkan pesawat meliputi Amerika Serikat, Jepang, Papua Nugini, Indonesia, Filipina, Thailand, Korea Selatan, India, Singapura, Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Sementara itu, personel terintegrasi berasal dari Selandia Baru, Fiji, Kanada, Brunei, Malaysia, Finlandia, dan Swedia.

Komandan Latihan Pitch Black 2026, Komodor Udara Matthew McCormack, menekankan pentingnya kegiatan pelatihan tingkat tinggi ini.

"Exercise Pitch Black 2026 adalah kegiatan pelatihan kolektif terbesar Angkatan Udara bersama mitra dan sekutu," ujar McCormack.

"Di sinilah kami merencanakan bersama, bertempur bersama, dan belajar bersama melalui skenario pelatihan yang realistis dan kompleks."

>>> Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat

McCormack menambahkan bahwa latihan tahun ini akan membangun pelajaran yang diperoleh dari edisi 2024 dan tetap menjadi kegiatan yang diminati mitra karena wilayah udara pelatihan militer yang luas.

Latihan ini merupakan sarana penting bagi Angkatan Udara untuk memenuhi tujuan Strategi Pertahanan Nasional, memperkuat hubungan antar mitra dan sekutu melalui integrasi, serta menunjukkan komitmen bersama terhadap kawasan yang damai dan sejahtera.