Liz Oyer Kecam Todd Blanche soal Kasus Hak Kepemilikan Senjata

Liz Oyer, mantan pengacara pengampunan, mengecam Todd Blanche atas pernyataannya dalam sidang konfirmasi calon jaksa agung di hadapan Komite Kehakiman Senat.
Pada hari Rabu, Blanche bersaksi bahwa rekomendasi Oyer untuk tidak mengembalikan hak kepemilikan senjata kepada aktor Mel Gibson bukanlah alasan pemecatannya.
>>> AI untuk Pendidikan di Indonesia 2026: Peluang, Tantangan, dan Masa Depan Belajar
Gibson sebelumnya pernah dihukum karena kekerasan dalam rumah tangga.
Blanche menyatakan, "Keputusan yang dia buat sebagai pengacara pengampunan pada minggu-minggu dan bulan-bulan menjelang akhir masa jabatan Presiden Biden sepenuhnya tidak sesuai dengan wewenang Presiden Trump."
Menanggapi hal itu, Oyer menegaskan bahwa klaim Blanche "terbukti salah." Ia menekankan pemecatannya terkait langsung dengan penolakannya untuk mendukung kepentingan politik bagi seorang teman presiden.
"Saya menolak untuk menyetujui secara otomatis kepentingan politik bagi seorang teman presiden, dan itu membuat saya kehilangan pekerjaan," ujar Oyer pada hari kedua sidang konfirmasi Blanche.
>>> Harga Minyak Meroket 9% Akibat Runtuhnya Gencatan Senjata AS-Iran, Ini Dampaknya ke Indonesia
Oyer mendesak komite untuk mempertimbangkan implikasi dari promosi Blanche, memperingatkan bahwa hal itu dapat semakin merusak sistem peradilan.
"Bagi publik Amerika, tampaknya Tuan Blanche menjalankan Departemen Kehakiman sebagai firma hukum pribadi Donald Trump," katanya.
Oyer juga mengkritik Blanche karena diduga menggunakan wewenang penegakan hukum untuk mengejar dendam pribadi.
>>> Samsung Akhirnya Ungkap Penyebab Layar Merah Galaxy S26 Ultra
"Dendam yang tidak berguna ini membuang-buang sumber daya kita yang langka dan menghancurkan kredibilitas Departemen Kehakiman," ujarnya, seperti dilaporkan The Guardian.
Update Terbaru
Cara Memahami 2 Sistem Pendengaran Unik pada Anjing Laut Berdasarkan Riset 2026
Jumat / 17-07-2026, 04:14 WIB
Dokter Tifa Yakin Eksepsi Diterima, Allah Bersamanya Lawan Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 04:01 WIB
Roy Suryo Dilaporkan ke Polisi Akibat Pernyataan Soal Ijazahnya
Jumat / 17-07-2026, 04:01 WIB
Trump Akui Ada Negara Asing Coba Gagalkan Negosiasi AS-Iran
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Anak dan Istri Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Dikucilkan, Diungsikan
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Casio Rilis Jam Tangan Retro Baru dengan Dial Bersih dan Baja Tahan Karat di AS
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 18 – 19 Juli 2026
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 18 – 19 Juli 2026
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Belanda Dukung Pemecatan Jaksa ICC Karim Khan yang Diskors
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Asap Kebakaran Hutan Ancam Kualitas Udara Wisconsin, Capai Level Berbahaya
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Publix Tutup Empat Supermarket di 2026, Alihkan Modal ke Pasar Lebih Produktif
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Brianna LaPaglia Sebut Bunnie Xo Masih di Bawah Kendali Jelly Roll
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Polisi Tangkap Pria Usai Insiden Keamanan Libatkan Craig Melvin
Jumat / 17-07-2026, 03:47 WIB
Pengemudi Mobil dalam Penembakan Fatal Detektif Jonathan Diller Dihukum 5 Tahun Penjara
Jumat / 17-07-2026, 03:47 WIB







