Todd Blanche, calon Jaksa Agung yang dinominasikan Presiden Donald Trump, menjalani sidang konfirmasi di hadapan Komite Kehakiman Senat hari ini.

Sidang diperkirakan berlangsung alot dengan pengawasan ketat dari anggota Demokrat dan beberapa Republikan.

>>> Danamon Raih Dua Penghargaan EXA 2026 Berkat Strategi Pengembangan SDM

Blanche telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung sejak pemecatan Pam Bondi.

Ia juga dikaitkan dengan kampanye yang oleh sebagian Demokrat dianggap sebagai balas dendam politik terhadap lawan.

Penanganan isu sensitif, termasuk publikasi dokumen terkait Jeffrey Epstein, kemungkinan menjadi sorotan dalam sesi tanya jawab.

Satu suara Republikan yang menentang dapat menggagalkan pencalonan Blanche, yang membutuhkan suara mayoritas untuk dikonfirmasi.

Selain Blanche, proses konfirmasi penting lainnya juga berlangsung hari ini.

Jay Clayton, yang dinominasikan untuk mengawasi badan intelijen nasional, akan memberikan kesaksian di hadapan Komite Intelijen Senat setelah penundaan.

>>> ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, Platform AI untuk Percepat Pengujian Keamanan Siber

Komite Kesehatan, Pendidikan, Tenaga Kerja, dan Pensiun Senat akan menggelar sidang untuk Dr. Erica Schwartz, calon kepala permanen Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Posisi tersebut telah kosong hampir sepanjang masa jabatan kedua Trump.

Sean Kaufman juga mungkin akan dikonfirmasi untuk memimpin kesiapsiagaan darurat sebagai Asisten Menteri untuk Kesiapsiagaan dan Respons.

Dalam perkembangan lain, petugas imigrasi federal diinstruksikan untuk menghentikan penghentian kendaraan setelah insiden mematikan baru-baru ini.

Darline Graham ditunjuk untuk sementara mengisi kursi Senat mendiang saudaranya, menandai pergeseran di Senat.

>>> Motorola Edge 70 Max: Baterai Raksasa 7.100 mAh dengan Desain Stylish

Di tengah meningkatnya ancaman, hakim Mahkamah Agung meminta peningkatan anggaran keamanan sebesar $14,6 juta.