Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara groundbreaking proyek gas bumi Lapangan Abadi, Blok Masela, Maluku pada Kamis (16/7) besok.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7) malam.

>>> Pokémon Scarlet dan Violet Gelar Event Air-Type dengan Dragon-Tera Magikarp 7-Star

"Nanti kita lihat. Tapi besok Insya Allah Presiden akan yang meresmikan itu groundbreaking Blok Masela," kata Bahlil.

Ketika ditanya apakah Prabowo akan hadir langsung atau secara daring, Bahlil tidak menjawab. Ia mengatakan hal itu akan diputuskan sendiri oleh Prabowo melalui Mensesneg ataupun Seskab.

Proyek Strategis Nasional yang Tertunda Puluhan Tahun

Proyek ladang gas raksasa Abadi di Blok Masela, Maluku, telah tertunda selama puluhan tahun. Kini, blok Masela akan memasuki tahap konstruksi.

Proyek yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan memulai tahap konstruksi pada 2027.

Bahlil terus mendorong percepatan proyek ini. Ia memastikan hambatan investasi yang pernah terjadi tidak akan kembali terulang.

>>> The First Descendant Rilis Enam Event Baru dengan Update 1.3.34, Termasuk Skin Gratis Sharen

Sejumlah tahapan krusial telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

"Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai. Nah, setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tahu sama Inpex untuk segera jalan.

Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi," ujar Bahlil dalam acara Kajian Tengah Tahun INDEF, Kamis (25/6).

Bahlil mengatakan Blok Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini.

Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.

>>> Netflix Diprediksi Raup Pendapatan $12,59 Miliar di Q2 2026, Investor Fokus pada Pertumbuhan dan Keterlibatan Penonton

"Tahun 2029 hingga 2030 sudah bisa terproduksi dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia," ujar Bahlil.