Netflix bersiap melaporkan pendapatan kuartal kedua 2026, namun kali ini sorotan tidak hanya pada pendapatan.

Investor semakin fokus pada kemampuan raksasa streaming ini mempertahankan pertumbuhan jangka panjang di tengah persaingan yang ketat.

>>> Castlevania: Belmont's Curse Rilis Serentak di Nintendo Switch 15 Oktober 2026

Menurut laporan Reuters, Netflix diperkirakan mencatat pendapatan $12,59 miliar, naik 13,6% year-over-year. Analis yang disurvei LSEG memperkirakan laba per saham disesuaikan sebesar 79 sen.

Meskipun angka tersebut mencerminkan pertumbuhan berkelanjutan, ini akan menjadi ekspansi pendapatan paling lambat dalam lebih dari empat kuartal.

Iklan dan Keterlibatan Jadi Perhatian Utama

Tingkat beriklan Netflix diperkirakan menghasilkan sekitar $705,8 juta pada kuartal ini. Namun, analis menilai bisnis tersebut belum menjadi pendorong pertumbuhan utama seperti yang diharapkan.

Analis eMarketer Ross Benes mengatakan kepada Reuters bahwa perkiraan iklan harus diturunkan karena bisnis iklan tidak berkembang sekuat yang diperkirakan.

Untuk memperkuat keterlibatan penonton dan menarik pengiklan, Netflix terus berinvestasi dalam program siaran langsung.

>>> Feng Shui Pintu Utama 2 Daun: Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Laporan terbaru menyebutkan perusahaan sedang menjajaki tawaran hak siar Piala Dunia FIFA 2030 dan 2034 di AS, serta diskusi untuk mengakuisisi platform sosial berbasis film Letterboxd.

Mempertahankan Penonton Jadi Tantangan Berikutnya

Seiring Netflix menjadi platform streaming berlangganan terbesar di dunia, analis percaya menjaga keterlibatan penonton di antara perilisan besar semakin penting.

Analis PP Foresight Paolo Pescatore mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan telah beralih dari disruptor menjadi dominan, dan tantangannya kini mempertahankan momentum dari basis yang jauh lebih besar.

Laporan Bloomberg baru-baru ini menunjukkan beberapa original Netflix populer, termasuk The Night Agent dan Beef, mengalami penurunan signifikan jumlah penonton yang kembali antara musim pertama dan berikutnya.

Tren ini memicu kekhawatiran tentang keterlibatan jangka panjang, terutama saat YouTube, perusahaan televisi tradisional, dan platform hiburan seluler bersaing lebih agresif untuk perhatian penonton.

>>> Mengintip Tren Wellness di Bali, Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru

Dengan laporan kuartalan yang akan segera dirilis, Netflix diharapkan tidak hanya menunjukkan pertumbuhan finansial berkelanjutan, tetapi juga strategi jelas untuk meningkatkan keterlibatan, memperluas bisnis iklan, dan mempertahankan kepemimpinan di pasar streaming yang semakin kompetitif.