Asap Kebakaran Hutan Ancam Kualitas Udara Wisconsin, Capai Level Berbahaya
Asap tebal dari kebakaran hutan menyelimuti wilayah Wisconsin pada Kamis, 16 Juli 2026, mendorong kualitas udara ke level berbahaya.
Data dari platform pemantau udara global IQAir menempatkan Wisconsin sebagai pusat polusi udara terburuk di dunia.
>>> Publix Tutup Empat Supermarket di 2026, Alihkan Modal ke Pasar Lebih Produktif
Meskipun Minneapolis tercatat sebagai kota besar terburuk dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) 340, sejumlah kota di Wisconsin jauh melampaui angka tersebut pada sore hari.
Wilayah Wisconsin bagian tenggara mengalami AQI yang melampaui ambang batas 300, yang memicu klasifikasi berbahaya.
Menurut data pemantauan, Park Falls mencatat konsentrasi tertinggi di angka 695, disusul Franklin dengan puncak 694, dan Waukesha mencapai 663.
Di Kota Milwaukee, stasiun pemantau di 16th Street mencapai puncak 644 pada pukul 13.30, lalu sedikit menurun ke 519 pada pukul 14.15.
>>> Brianna LaPaglia Sebut Bunnie Xo Masih di Bawah Kendali Jelly Roll
Sementara itu, pusat Kota Milwaukee stabil di angka 500.
Level AQI di Berbagai Kota Wisconsin
Berikut adalah pembacaan AQI di sejumlah lokasi di Wisconsin pada 16 Juli 2026: Park Falls 695, Franklin 694, Waukesha 663, Brookfield 650, Milwaukee (16th Street) 644, Waukesha-Cleveland Avenue 621, Milwaukee 615, Green Bay East High 577, Cedarburg 549, Fish Creek 535, Cable 534, Manitowish Waters 531, New Berlin 522, Baileys Harbor 510, Downtown Milwaukee 500, Saukville 498, Ozaukee County 492, Oshkosh 482, Oconomowoc 478, Winneconne 477, Pewaukee 465, Devils Lake 460, Palmyra 453, Fort Atkinson 436, Delafield 436, Janesville 433, Horicon Wildlife Area 431, Appleton 428, Neenah 400, Oak Creek 591, dan Madison University Ave.
327.
Indeks Kualitas Udara standar menggunakan sistem peringatan kode warna untuk mengomunikasikan risiko kesehatan kepada publik.
>>> Polisi Tangkap Pria Usai Insiden Keamanan Libatkan Craig Melvin
Pembacaan di atas 300 masuk dalam kategori maroon, yang menunjukkan kondisi darurat di mana seluruh populasi sangat mungkin mengalami efek kesehatan serius.
Update Terbaru
Short Seller Gencar Incar Saham SpaceX yang Terus Merosot
Jumat / 17-07-2026, 04:42 WIB
Razer Rilis Koleksi Pikachu dan Eevee: Dua Gadget Ini Paling Worth It
Jumat / 17-07-2026, 04:37 WIB
Cara Mendapatkan Ancient Bone di Palworld
Jumat / 17-07-2026, 04:37 WIB
Bryson DeChambeau Diam dan Strategis di Kejuaraan Terbuka
Jumat / 17-07-2026, 04:37 WIB
US Soccer Tunda Keputusan Besar Usai Tersingkir dari Piala Dunia
Jumat / 17-07-2026, 04:37 WIB
Revolusi AI 2026: Kecerdasan Buatan Ubah Dunia Kerja dan Industri Global
Jumat / 17-07-2026, 04:36 WIB
5 Game Android Terbaru Rilis Juli 2026, Wajib Dicoba Pecinta Game Mobile
Jumat / 17-07-2026, 04:36 WIB
Google Wallet Dikabarkan Hadirkan Fitur Verifikasi Usia Online
Jumat / 17-07-2026, 04:36 WIB
Cara Memahami 2 Sistem Pendengaran Unik pada Anjing Laut Berdasarkan Riset 2026
Jumat / 17-07-2026, 04:14 WIB
Dokter Tifa Yakin Eksepsi Diterima, Allah Bersamanya Lawan Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 04:01 WIB
Roy Suryo Dilaporkan ke Polisi Akibat Pernyataan Soal Ijazahnya
Jumat / 17-07-2026, 04:01 WIB
Trump Akui Ada Negara Asing Coba Gagalkan Negosiasi AS-Iran
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Anak dan Istri Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Dikucilkan, Diungsikan
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Casio Rilis Jam Tangan Retro Baru dengan Dial Bersih dan Baja Tahan Karat di AS
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB







