Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer) memutuskan untuk menunda pengambilan keputusan besar terkait kepemimpinan timnas putra setelah tersingkir dari Piala Dunia.

Keputusan ini menyangkut masa depan pelatih kepala Mauricio Pochettino dan posisi direktur olahraga yang masih kosong.

>>> Revolusi AI 2026: Kecerdasan Buatan Ubah Dunia Kerja dan Industri Global

Kontrak Pochettino, yang sebagian didanai oleh donor miliarder, berakhir bersamaan dengan berakhirnya perjalanan tim di turnamen.

Sementara itu, posisi direktur olahraga telah lowong sejak Matt Crocker mengundurkan diri pada April lalu untuk bergabung dengan federasi Arab Saudi.

Fokus pada Pemulihan

CEO US Soccer JT Batson mengatakan bahwa federasi akan beristirahat sejenak setelah Piala Dunia sebelum membahas perpanjangan atau pengangkatan baru.

"Kami akan mengambil jeda setelah Piala Dunia untuk beristirahat dan memulihkan diri," ujar Batson.

>>> 5 Game Android Terbaru Rilis Juli 2026, Wajib Dicoba Pecinta Game Mobile

Meski demikian, Batson mengaku antusias untuk berdiskusi dengan Pochettino dan stafnya mengenai perencanaan jangka panjang.

Ia mencontohkan keterlibatan mereka dalam perekrutan pelatih U23 Steve Cherundolo sebagai tanda positif.

Mengenai posisi direktur olahraga, Batson menekankan bahwa federasi mengandalkan lebih dari 600 staf untuk mencapai tujuan, bukan hanya satu pemimpin eksekutif.

COO US Soccer Dan Helfrich menambahkan bahwa diskusi struktural dan strategis melibatkan sejumlah pemimpin internal, termasuk Oguchi Onyewu, Barry Pauwels, Tracey Kevins, dan Emma Hayes.

>>> Google Wallet Dikabarkan Hadirkan Fitur Verifikasi Usia Online

"Saya perkirakan dalam beberapa bulan ke depan akan ada sedikit lebih banyak kejelasan mengenai struktur, tetapi fundamental tim sudah ada," kata Helfrich.