CEO US Soccer Hindari Pertanyaan soal Intervensi Trump di Piala Dunia
CEO Federasi Sepak Bola AS (US Soccer), JT Batson, menghindari pertanyaan soal penyesalan atas intervensi politik Donald Trump dalam Piala Dunia.
Ia lebih memilih membahas dukungan penggemar di dalam negeri.
>>> Bluebird Prime Resmi Meluncur, Hadirkan Taksi Premium dengan Innova Zenix Hybrid dan BYD E6
Kontroversi bermula ketika Trump menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino beberapa kali untuk melobi pencabutan kartu merah yang diterima penyerang AS, Folarin Balogun.
Kartu merah itu diberikan saat laga melawan Bosnia dan Herzegovina.
FIFA akhirnya membatalkan larangan satu pertandingan, sehingga Balogun bisa bermain di babak 16 besar melawan Belgia. Namun, FIFA membantah bahwa panggilan telepon Trump memengaruhi keputusan tersebut.
Tim AS akhirnya kalah 4-1 dari Belgia. Banyak spekulasi bahwa drama di luar lapangan mengganggu konsentrasi skuad.
>>> Perang Chip AI Makin Sengit: China Vs AS di Babak Baru Teknologi Semikonduktor
Saat wartawan terus mendesak Batson soal penyesalan atas keterlibatan politik, ia menolak menyatakan penyesalan. Ia justru membela dukungan umum terhadap tim nasional.
"Presiden bisa melakukan apa yang dia mau," kata Batson. "Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan dari para penggemar di seluruh negeri."
Setelah terus-menerus ditanya soal penyesalan federasi, Batson mengakhiri konferensi pers lebih cepat sekitar 10 menit dari jadwal. "Kita selesai, kita harus pergi," ujarnya.
Balogun, yang mendapat kartu merah setelah menginjak pergelangan kaki lawan, sebelumnya mengatakan bahwa perdebatan eksternal menciptakan suasana unik bagi tim.
>>> DPR: Program MBG Sejak Awal Sudah Bermasalah, Skandal Besar Mengintai
"Saya bisa melihat sedikit kegugupan di antara rekan setim," katanya kepada CBS.
Update Terbaru
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Dihadiri Presiden AS Donald Trump
Jumat / 17-07-2026, 03:00 WIB
Bahlil Ledek Nusron Wahid Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Prabowo Butuh Uang Banyak untuk Biaya Kesehatan, Gaji Guru, dan Infrastruktur
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
2 Jam Usai Dilantik Trump, Menkeu AS Scott Bessent Jadi Target Pembunuhan
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB







