Verizon Communications mengumumkan akan memberhentikan sekitar 3.000 karyawan dan menjual 274 lokasi ritel milik perusahaan. Langkah ini diumumkan pada Kamis, 16 Juli 2026.

Pengurangan tenaga kerja mencakup sekitar 500 posisi korporat dan pemotongan di sektor ritel di seluruh Amerika Serikat.

>>> Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi

Penjualan gerai ritel dijadwalkan efektif pada 16 Agustus 2026, dengan kepemilikan dialihkan ke operator waralaba.

Verizon akan mempertahankan sekitar 1.000 gerai milik perusahaan yang dianggap sebagai bagian inti dari rencana strategis tiga tahun.

Restrukturisasi ini sejalan dengan inisiatif CEO Daniel Schulman untuk memangkas $5 miliar dari biaya operasional tahun 2026.

Schulman, yang menjabat sejak Oktober 2025, juga menurunkan panduan belanja modal tahunan menjadi antara $16 miliar hingga $16,5 miliar setelah akuisisi Frontier Communications senilai $20 miliar.

>>> Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi

Ini merupakan gelombang ketiga PHK di bawah kepemimpinan Schulman. Sebelumnya, pada November 2025, perusahaan memangkas 13.000 karyawan, dan pada Mei 2026 dilakukan pemotongan lebih kecil.

Verizon memasuki tahun 2026 dengan perkiraan 89.900 karyawan tetap. Untuk mengurangi dampak pengurangan staf terhadap layanan pelanggan, perusahaan meningkatkan penggunaan sistem kecerdasan buatan.

Menurut pernyataan Schulman, integrasi alat AI membantu menekan biaya operasional sambil mempertahankan tingkat kepuasan konsumen.

Transisi ritel diperkirakan akan membuat sebagian besar pekerja yang terdampak beralih ke pemilik waralaba baru.

>>> FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri

Data dari penjualan gerai serupa pada November 2025 menunjukkan sekitar 70 persen karyawan ritel menerima tawaran posisi dari operator waralaba yang masuk.