Presiden Prabowo Subianto membantah keras anggapan pihak asing yang menyebut bangsa Indonesia sebagai bangsa pemalas dan gemar tidur.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

>>> Sinopsis Army di Mega Bollywood Hari ini 17 Juli 2026 di ANTV

"Kita dibilang bangsa yang santai, kita dibilang bangsa yang malas, bahwa rakyat Indonesia hobinya tidur.

Padahal rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak," tegas Prabowo dalam sambutannya yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, stereotipe negatif itu muncul karena kebaikan dan keramahtamahan masyarakat Indonesia kerap dianggap sebagai kelemahan.

Ia menyayangkan masih ada pihak yang memandang rendah bangsa Indonesia di belakang punggung.

>>> Link Nonton Agent Kim Reactivated Episode 7-8 Sub Indo: Spoiler Menegangkan, Rating Meroket, dan Kapan Tamat?

Perjuangan Nelayan dan Petani

Untuk membuktikan kerja keras rakyat, Prabowo mencontohkan perjuangan nelayan yang mempertaruhkan nyawa di tengah laut demi mencari ikan.

Sementara petani dan buruh sudah memulai aktivitas sejak dini hari hingga petang.

Kebiasaan sebagian masyarakat beristirahat pada siang hari, menurut Presiden, bukan karena malas melainkan adaptasi terhadap cuaca panas.

"Kalau iklim itu begitu panas, ya kearifan nenek moyang mengajarkan kita untuk menghindari panas pada saat terik matahari," jelasnya.

>>> Nonton Drakor The East Palace Episode 1-8 Tamat Sub Indo di Netflix Bukan LK21: Kutukan di Balik Tembok Istana Timur

Prabowo menambahkan bahwa banyak pihak asing tidak melihat kenyataan bahwa rakyat Indonesia bangun sangat pagi untuk bekerja. Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah pekerja keras yang pantang menyerah.