Presiden Prabowo Subianto berharap proyek strategis nasional (PSN) Gas Abadi Blok Masela, Maluku segera menghasilkan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara groundbreaking proyek tersebut pada Kamis (16/7).

>>> Sony Tambahkan Rise of the Ronin ke Katalog PlayStation Plus Juli

"Kita harus semua bahu-membahu bekerja, sehingga proyek ini sukses dan proyek ini cepat produksi dan cepat menghasilkan," ujar Prabowo dalam sambutannya secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta.

Prabowo mengatakan sektor energi merupakan salah satu syarat penting dari kelangsungan suatu bangsa.

Ia menyebut Indonesia merupakan salah satu bangsa yang dikaruniai cadangan energi yang sangat besar. Karenanya, ia berharap hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Investasi dan Target Produksi

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan proyek LNG Abadi Masela ini dikembangkan INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas dengan nilai investasi sekitar US$20,9 miliar atau sekitar Rp376,3 triliun.

Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35.000 barel per hari.

Proyek ladang gas raksasa Abadi di Blok Masela di Maluku sendiri tertunda selama puluhan tahun. Kini, Blok Masela akan memasuki tahap konstruksi.

Proyek yang berstatus PSN ini ditargetkan memulai tahap konstruksi pada 2027.

>>> Bima Arya Dorong Kepala Daerah Saling Berbagi Inspirasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia terus mendorong percepatan proyek ini. Ia memastikan hambatan investasi yang pernah terjadi tidak akan kembali terulang.

Bahlil mengatakan sejumlah tahapan krusial telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

"Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai. Nah, setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tahu sama Inpex untuk segera jalan.

Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi," ujar Bahlil.

Ia mengatakan Blok Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini.

Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.

>>> 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Hijrah ke Super League

"Tahun 2029 hingga 2030 sudah bisa terproduksi dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia," ujar Bahlil.