Asap tebal dari kebakaran hutan Kanada menyelimuti wilayah Midwest Amerika Serikat pada Kamis, 16 Juli 2026.

Kondisi ini memicu peringatan darurat kualitas udara dan tingkat polusi berbahaya di Michigan, Minnesota, dan Wisconsin.

>>> Drake Maye Siap Hadapi Kamp Pelatihan Patriots Usai Musim Hampir MVP

Di Michigan, Detroit mencatat Indeks Kualitas Udara (AQI) sekitar 500 pada Kamis pagi. Angka itu 200 poin lebih tinggi dari ambang batas kondisi pernapasan berbahaya.

Pejabat setempat mengeluarkan Peringatan Kualitas Udara di seluruh negara bagian dan menyarankan warga membatasi aktivitas di luar ruangan.

Dr. John Frith dari Allergy and Asthma Institute of Southeast Michigan memberikan saran kepada warga.

"Jika Anda harus keluar, gunakan masker seperti N95 atau KNN95 untuk meminimalkan iritan yang terhirup," ujarnya.

Frith juga menyarankan untuk sering beristirahat dan mengurangi aktivitas berat. "Istirahat sejenak dan kurangi aktivitas berat dapat membantu mengurangi beban pada saluran pernapasan," katanya.

Di Minnesota, Badan Pengendalian Polusi Minnesota (MPCA) memperluas peringatan kualitas udaranya. Mereka mengeluarkan status maroon berbahaya untuk wilayah Twin Cities dan beberapa daerah lain hingga Jumat pagi.

MPCA memperingatkan bahwa tingkat partikel halus akan mencapai level berbahaya bagi semua warga.

"Tingkat partikel halus diperkirakan mencapai kategori maroon AQI, level yang dianggap berbahaya bagi semua orang," kata MPCA.

Badan lingkungan negara bagian itu mendesak warga di daerah terdampak untuk tetap di dalam ruangan.

>>> Kritikus Sebut Serial Golf Netflix The Hawk sebagai Kekecewaan Hambar

"Di area maroon, semua orang harus menghindari aktivitas di luar ruangan dan tetap di dalam rumah," imbau MPCA.

Di Wisconsin, peringatan kualitas udara di seluruh negara bagian yang awalnya diberlakukan pada Selasa, 14 Juli, diperpanjang hingga Jumat, 17 Juli.