Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan kawasan ibu kota baru tetap memiliki pusat keuangan sendiri meski tidak menjadi lokasi pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyebut keputusan lokasi PFII sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat. Ia enggan mengomentari lebih jauh alasan di balik kebijakan tersebut.

>>> BPK Temukan Dana Bansos Error Rp2 Triliun, Gus Ipul: Sudah Dikembalikan ke Kas Negara

Meski demikian, Basuki menegaskan pihaknya telah menyiapkan kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas sektor keuangan. Pembangunan financial center di IKN tetap berjalan dan mulai menarik perbankan nasional.

"Oh sudah, sudah ada kawasannya.

Yang sementara ini kan Himbara, sudah ada di sana 6 bank yang mau mulai bangun juga tahun ini.

BTN, BNI, BRI, BCA, Mandiri dan Kaltimtara," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa pembangunan sektor jasa keuangan di IKN tetap berlanjut. Pemerintah tidak menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi PFII, namun distrik keuangan tetap dikembangkan.

Nusantara Financial Center dan Rencana Pengembangan

Nusantara Financial Center akan dibangun di wilayah pengembangan kedua IKN dengan luas sekitar 252.000 hektare. Distrik keuangan itu dirancang menempati lahan sekitar 260 hektare.

>>> Usai Ijazah, Keaslian Almamater Jokowi Dipertanyakan: Tak Pernah Diundang UGM

Kawasan tersebut menjadi bagian dari pusat bisnis dan keuangan seluas sekitar 3.000 hektare.

Basuki sebelumnya menjelaskan konsep kawasan ini akan menyerupai Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta.

Keberadaan kawasan ini menjadi proyek strategis untuk mendukung ekosistem ekonomi IKN dalam jangka panjang. Hal ini terlepas dari keputusan pemerintah mengenai lokasi PFII.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pusat finansial nasional kemungkinan besar tidak dibangun di IKN.

Menurutnya, Nusantara saat ini masih belum cukup ramai untuk mendukung operasional pusat keuangan internasional.

"Sampai sekarang saya belum tahu. (IKN?

>>> Rogbid Luncurkan Kipas Genggam Breeze dengan Bodi Logam dan Pendingin

) Mungkin nggak, terlalu sepi di IKN," ujar Purbaya.