Airlangga Pastikan PFII Tetap di Bali, PP Dikebut Sebelum 16 Agustus
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan tetap berlokasi di Bali.
Pemerintah saat ini tengah mematangkan landasan hukum pembentukan kawasan pusat keuangan internasional tersebut.
>>> Video dan Gambar Motorola Edge 70 Max Bocor Jelang Peluncuran
Regulasi utama berupa Undang-Undang (UU) PFII ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.
Setelah UU selesai, pemerintah akan bergerak cepat menyusun Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur aspek teknis pelaksanaan.
"Ya segera lah sesudah itu.
Mudah-mudahan sebelum 16 Agustus semua sudah siap," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Alasan Bali Dipilih
Menurut Airlangga, Bali dipilih karena memiliki daya tarik yang sesuai dengan karakter pusat keuangan internasional.
Selain infrastruktur, Bali juga menawarkan kualitas hidup yang menjadi nilai tambah bagi pelaku industri keuangan global.
"Di Bali karena bicara mengenai financial center juga bicara mengenai lifestyle. Lifestyle yang relatif tidak terlalu sibuk atau padat," jelasnya.
>>> Redmi Turbo 6 Series Dikabarkan Punya Baterai 10.000 mAh dan Chipset Dimensity
Ia mencontohkan Dubai yang memiliki kawasan dengan suasana serupa.
Airlangga menambahkan, Bali memiliki fasilitas pendukung berstandar internasional, termasuk layanan kesehatan.
Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur menjadi modal penting dalam mendukung ekosistem pusat finansial tersebut.
"Jadi Bali adalah salah satu tempat yang mempersyaratkan kondisi kesehatan first class, dan kita sudah punya KEK Sanur," ucapnya.
Meski demikian, Airlangga menegaskan kawasan PFII tidak akan tumpang tindih dengan KEK yang telah beroperasi.
Pemerintah akan menyiapkan kawasan ekonomi khusus baru yang dikhususkan untuk mendukung operasional pusat finansial internasional.
>>> 5 Kandungan Skincare Efektif untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
"Tidak akan tumpang tindih. Akan dibangun KEK tersendiri, bukan di KEK Sanur," tutup Airlangga.
Update Terbaru
Cara Cek Status Pencairan Bansos Tahap 3 Juli-September 2026 di SIKS-NG
Senin / 13-07-2026, 13:43 WIB
Jungkook BTS Alami Cedera Punggung saat Konser London, Tetap Tuntaskan Pertunjukan
Senin / 13-07-2026, 13:42 WIB
Sung Han-bin Donasi Rp1 Miliar untuk Anak Kurang Mampu di Hari Debut
Senin / 13-07-2026, 13:42 WIB
Anak Pengemudi Ojek di Semarang Bisa Sekolah Gratis Lewat Program Kemitraan
Senin / 13-07-2026, 13:42 WIB
Pelatih Swiss Sorot Kartu Merah Embolo usai Kalah dari Argentina
Senin / 13-07-2026, 13:38 WIB
RI Buka Peluang Ekspor Telur Ayam ke Singapura Buntut Harga Anjlok
Senin / 13-07-2026, 13:38 WIB
Cara Cek Penerima PKH Juli 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
Senin / 13-07-2026, 13:38 WIB
Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait
Senin / 13-07-2026, 13:36 WIB
Komedian Temon Meninggal, Ini Bahaya Hipertensi bagi Jantung
Senin / 13-07-2026, 13:36 WIB
Pemerintah Pusat dan Daerah Terapkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah
Senin / 13-07-2026, 13:36 WIB
CORE: Sewa Modal Gadai Berpotensi Lebih Mahal Jika Suku Bunga Tinggi Berlanjut
Senin / 13-07-2026, 13:35 WIB
Konsolidasi Tjokro Group Kian Solid, GPSO Siap Akselerasi Transformasi Industri
Senin / 13-07-2026, 13:35 WIB
Hari Pertama Sekolah, Pemprov DKI Izinkan ASN Antar Anak hingga Jam 12 Siang
Senin / 13-07-2026, 13:35 WIB
Kebakaran Pub di Bangkok Tewaskan 27 Orang, 63 Luka-luka
Senin / 13-07-2026, 13:35 WIB







