BPK Temukan Dana Bansos Error Rp2 Triliun, Gus Ipul: Sudah Dikembalikan ke Kas Negara

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan dana bantuan sosial (bansos) senilai Rp2 triliun yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah dikembalikan ke kas negara.
Temuan tersebut dipengaruhi oleh proses transisi penggunaan data penerima bansos dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
>>> Usai Ijazah, Keaslian Almamater Jokowi Dipertanyakan: Tak Pernah Diundang UGM
Dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (15/7/2026), Gus Ipul menjelaskan bahwa catatan BPK muncul akibat exclusion error dan inclusion error saat pembaruan data penerima bantuan.
"Di situ ada inclusion error dan exclusion error yang cukup besar," ujar Gus Ipul.
Exclusion error terjadi ketika masyarakat yang sebelumnya menerima bansos berdasarkan data lama tidak lagi tercatat sebagai penerima.
Sementara inclusion error terjadi ketika calon penerima baru harus melalui proses pembukaan rekening kolektif sebelum bantuan dapat disalurkan.
Proses pembukaan rekening kolektif membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan, sehingga sebagian bantuan sosial pada triwulan pertama tidak dapat disalurkan tepat waktu.
Selain itu, Kemensos juga menghadapi kasus gagal salur.
Kondisi ini terjadi ketika bantuan yang telah ditetapkan tidak dapat diterima penerima manfaat karena berbagai kendala, seperti alamat yang tidak lagi sesuai atau penerima telah berpindah domisili.
"Alamatnya kadang tidak ada, sudah pindah tempat, sehingga tidak bisa diterima," katanya.
Gus Ipul menegaskan, dana bansos yang gagal disalurkan maupun bantuan yang tidak dibelanjakan sesuai ketentuan otomatis dikembalikan ke kas negara.
Ia memastikan seluruh dana yang menjadi catatan BPK telah dikembalikan.
>>> Rogbid Luncurkan Kipas Genggam Breeze dengan Bodi Logam dan Pendingin
Update Terbaru
DPR: Program MBG Sejak Awal Sudah Bermasalah, Skandal Besar Mengintai
Jumat / 17-07-2026, 01:57 WIB
DPR Soroti Dampak Ekonomi Program MBG, Rupiah dan IHSG Tertekan
Jumat / 17-07-2026, 01:56 WIB
Bayi Bernama 'MBG' Terganjal Aturan, Disdukcapil Sarankan Nama 'Gibran'
Jumat / 17-07-2026, 01:56 WIB
DPR Soroti MBG: Banyak Makanan Terbuang Jadi Pakan Ternak
Jumat / 17-07-2026, 01:56 WIB
Marvel Dikabarkan Incar Cooper Hoffman untuk Peran Cyclops di Reboot X-Men
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Chicago Blackhawks Umumkan Jadwal 84 Pertandingan Musim 2026
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
West Indies Kalahkan Selandia Baru di ODI Pertama
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Badai Petir Bawa Risiko Kebakaran dan Suhu Lebih Dingin di Washington
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Pat McAfee Ungkap Penampilan Musisi di Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Polisi Grand Rapids Dibebaskan Setelah Tembak Pria dalam Aksi Kekerasan
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
Pria Louisiana Didakwa Secara Federal atas Pembunuhan Deputi Marshal AS
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
LeBron James Bungkam soal Masa Depan di NBA Saat Podcast
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB
Anak Anjing Calon Polisi Capitol Hill Curi Perhatian
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB
Zaire Wade Tidak Mengaku Bersalah atas Tuduhan KDRT, Polisi Temukan Senjata Api Tak Terdaftar
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB







