Seorang petugas polisi Grand Rapids, Michigan, dibebaskan dari tuntutan pidana setelah menembak mati seorang pria yang melakukan aksi kekerasan pada Mei lalu.

Jaksa Wilayah Kent County, Chris Becker, menyatakan bahwa petugas Ben Howie bertindak untuk membela diri.

Insiden terjadi pada 30 Mei 2026.

Eddie Deans Jr., 46 tahun, tewas setelah ditembak tiga kali oleh Howie saat dia menyerang petugas dengan pisau di kedua tangannya.

Kronologi Kejadian

Ibu Deans, Freddie Deans, menelepon 911 pada pukul 13.16 dari rumahnya di blok 1000 Alpine Avenue NW.

Dia melaporkan bahwa putranya mengancam akan membunuh mereka dan memiliki pisau.

Polisi tiba di lokasi dan membentuk perimeter. Petugas Jesse Boven melihat Deans di area parkir tertutup pada pukul 13.34.

Deans kemudian melemparkan Molotov cocktail berisi cairan korek api ke arah petugas.

Pada pukul 14.32, Deans keluar dari rumah dan mencoba membajak mobil sebuah keluarga.

Istri korban berhasil mengambil kunci dari kontak dan melemparkannya, sehingga Deans melarikan diri dengan berjalan kaki.

Petugas K-9 Theodore VanVliet melepaskan anjingnya, Digo, untuk menangkap Deans. Namun, anjing tersebut ditusuk dua kali di kepala dan harus ditarik mundur.

Petugas Chase Ungrey, yang menembakkan peluru non-mematikan, mengatakan Deans menyerangnya. Howie, yang berada di dekatnya, melihat Deans maju dengan pisau dan mengabaikan perintah untuk berhenti.

Howie melepaskan lima tembakan, tiga di antaranya mengenai Deans, termasuk satu tembakan mematikan di kepala. Jarak antara Howie dan Deans saat itu sekitar 10 kaki.

Keputusan Jaksa

Jaksa Becker mengatakan bahwa Deans telah bersikap kasar sepanjang insiden dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mematuhi perintah polisi.